oleh

BNNP Kaltim Berhasil Menjaring Lima Orang Terduga Pengedar dan Pemakai Sabu

Penulis: Andre

 

Berantas.co.id, Samarinda Р5 orang terduga pengedar sekaligus pemakai sabu, di Kabupaten Paser, diamankan BNNP Kalimantan Timur, Empat di antaranya, satu keluarga Kelimanya kini diamankan di sel penjara BNN Kalimantan Timur, di Jalan Rapak Indah, Samarinda, sejak Jumat (9/12).

Kelima orang itu berinisila DA usia 47 tahun dan istrinya AB usia tahun, BKi usian 43 tahun , SM usia 31 tahun dan HR usia 30 tahun . Dari kelimanya, petugas BNN menyita 60 paket sabu siap edar seberat 65,72 gram.

Sebelumnya, petugas BNN mengendus maraknya jual beli sabu di Batu Sopang, Kabupaten Paser, sudah sangat meresahkan warga setempat. Dari informasi itu, petugas bergerak melakukan penyelidikan.

Kelima orang ini kita amankan hari jumat, 8 desember 2017 sekitar jam 10.30 pagi di rumah di kawasan jalan poros Tanjung Kuaro, Desa Songka di Batu Sopang,” Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol Raja Haryono, dalam penjelasannya.

Tidak ada perlawanan saat petugas menggerebek rumah itu, hingga akhirnya melakukan penggeledahan seluruh sudut rumah.

Mereka ini sudah lama dalam pengintaian. Setelah dipastikan ada barang (sabu) sedang diserahterimakan (kepada Herry sebagai pembeli), kita langsung bergerak melakukan penangkapan,” ujar Ka.BNNP kaltim .

Untuk pengenmbangan adanya Dugaan sementara, jual beli sabu ini adalah bisnis keluarga karena 4 orang di antaranya satu keluarga. Peran dari tiap orang sedang didalami,” tambahnya.

Usai melakukan penangkapan, petugas BNN melakukan tes urin kepada 5 pelaku. Hasil tes urin menunjukkan kelimanya juga diduga sebagai pemakai sabu. “Hasil urin positif mengandung Methamphetamine,”

Selain 60 paket seberat 65,72 sabu siap edar, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 10 unit telepon selular, timbangan, sendok takar hingga 3 bal plastik pembungkus sabu baik yang sudah digunakan maupun belum digunakan.

Juga ada pipet kaca, uang tunai Rp 9,74 juta. Juga termasuk 1 unit mobil Avanza. Semua sebagai barang bukti, termasuk juga 3 kamera CCTV yang digunakan untuk mengawasi kedatangan pembeli maupun orang tak dikenal, Kelima pelaku tiba diBawa kantor BNN Provinsi Kalimantan Timur. Mereka dijerat dengan Undang-undang No 35/2009 tentang Narkotika. “Tim terus bergerak melakukan pengembangan,”

Comments

comments

News Feed