oleh

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Berhasil Mengungkap 10 Kg Sabu Jaringan Malaysia

Penulis : Halim 

Berantas.co.id – Jakarta. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap 10 Kilogram narkotika jenis Sabu Jaringan Malaysia dengan pelaku peredaran PG dan LTW. LTW, Warga Negara Malaysia bertindak sebagai kepala cabang narkoba di Jakarta, terpaksa ditembak mati karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Wayono, menjelasan ada pelaku yang ditembak mati menegaskan bahwa hal itu sudah sesuai dengan perintah Bapak Kapolri dan Kapolda Metro Jaya melakukan tindakkan tegas dan terukur bila bandar narkoba dianggap membahayakan.

“Pada tahun 2018, sesuai instruksi Kapolda Metro Jaya yang pertama narkoba harus diberantas. Jadi Direktur Narkoba dipimpin Kombes Suwondo dengan Kasubdit I AKBP Calvin membuktikannya, dengan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap bandar narkoba” ujar Argo di RS Polri Kramat Jati, Kamis (11/1/2018).

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan menambahkan bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba di hotel Boutique.

“Petugas melakukan profiling dan survilance dilakukan penangkapan terhadap tersangka PG ditemukan 10 paket sabu yang dikemas @ 1 kilo,” ungkap Suwondo.

Hasil introgasi, tersangka PG membawa sabu dari Medan lewat jalur darat dengan menggunakan bus umum, sabu tersebut milik tersangka LTW.

“Ketika dilakukan pengembangan ditangkap tersangka LTW di area parkir hotel Pullman Jakarta Barat,” paparnya.

Pada hari Senin 8 Januari 2018 dilakukan pengembangan kembali terhadap tersangka LTW di Pantai Indah Kapuk (PIK). Tersangka LTW melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, tersangka LTW tewas saat dibawa ke RS Polri.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya menghimbau Stop Narkoba, “ayo kita perangi narkoba secara bersama-sama,” ajaknya.

Comments

comments

News Feed