oleh

FOKAS Geruduk Kantor DPP PKS

Penulis: Anna Jamela 

Berantas.co.id -Jakarta – Forum Komunikasi Aktivitas ( FOKAS) mendatangi kantor DPP PKS di jalan TB Simatupang Jakarta Selatan (14/5), dalam aksinya FOKAS meminta kepada Presiden PKS maupun jajarannya untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terkait beredarnya statement, bahwa kejadian MAKO Brimob (8/5) dan accident Bom Surabaya (13/5) adalah rekayasa pemerintah.

FOKAS Meminta kepada PKS untuk menjelaskan siapa yang dimaksud di perekayasa TEROR BOM tersebut, “janganlah memprovokasi keadaan, demikian teriakan dari aktifis yang demo di depan gedung PKS itu.

Dalam rilis tuntutannya FOKAS, menyatakan sikap mendukung pemerintahan dalam memerangi setiap aksi terorisme, mendukung statement Kapolri agar DPR segera mensahkan revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme, mendorong segera dibubarkan nya partai pendukung terorisme di Indonesia serta ormas radikal oleh pemerintah RI 

Seruan unjuk rasanya pun FOKAS mengancam bahwa FOKAS meminta kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk memboikot PKS dari pemilihan pilkada maupun pemilu yang akan datang,

Koordinator FOKAS, Nopy Viky Akihary mengatakan bahwa FOKAS adalah aktifis dari lintas generasi, pada tanggal (13/5) pukul 17.00 sampai dengan pukul 23 WIB bertempat di Resto Bekatan Green Terace TMII Jakarta Timur bersama silent mayority yang hadir dalam pertemuan tersebut, membuat pernyataan sikap mendukung pemerintahan dalam memerangi setiap aksi terorisme, mendukung statement Kapolri agar DPR segera mensahkan revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme, mendorong segera dibubarkan nya partai yang di duga pendukung terorisme di Indonesia serta ormas radikal oleh pemerintah RI.

Comments

comments

News Feed