oleh

Gedung Ambruk, Dirut BEI: Sistem Operasional Tak Ada yang Terganggu Dan Semua Korban Ditanggung Biayanya

Penulis : halim 

Berantas.co.id –Jakarta. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan, sistem bursa saham Indonesia tidak terganggu sama sekali atas ambruknya salasar di Gedung BEI tersebut.

Apa yang dikemukakan Tito tersebut sebagai bagian untuk memberikan gambaran atas kekhawatiran berbagai pihak pascaambruknya salasar atap Tower II Gedung BEI, Jakarta, Senin, (15/1).

Menurut Tito, saat ini sistem bursa berjalan baik pasalnya masih terkoneksi ke 108 broker. “Perdagangan berjalan ontime. Nggak ada apa-apa,” katanya memberikan kepastian.

Tito mengaku, ia sendiri belum mengetahui apa penyebab ambruknya atap tersebut. “Penyebabnya, saya belum tahu. Tapi pastinya bursa sistem perdagangan jalan,” ujarnya

Tito juga memastikan perdagangan BEI sesi II hari ini sudah berjalan normal seperti biasa tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

“Kemudian Saya pastikan juga bahwa tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Korban yang paling berat adalah patah tulang,” kata Tito lagi.

Tito menjelaskan korban luka pada umumnya adalah mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan ke gedung BEI. Seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit. Dan seluruh biaya perawatan para korban di sejumlah rumah sakit akan ditanggung pihak BEI.

Sementara polisi sendiri sudah memasang police line di lokasi dan melakukan pemeriksaan. Termasuk melakukan pemantauan di RS-RS tempat korban di rawat. Sementara jumlah korban terdata seluruhnya ada 72 orang. Mereka dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yakni RS Mintohardjo, Pertamina dan Siloam.

Adapun data korban sebagai berikut.

A. Rumah Sakit Pusat Pertamina :

1) Ny. Sylvia (36 tahun) Penyakit auto imun dan chest discomport/panic attack
2) Tn. Imanuel (20 tahun) multioel fraktur dan head injury
3) Tn. Jonathan (22 tahun)Multipel vulnus excoriasi (pulang/rawat jalan)
4) Tn. Daru (44 tahun) fraktur metacarpal
5) Ny. Siti latifah (22 tahun) Head injury
6) Tn. Angga Vulnus excoriasi (pulang/rawat jalan)
7) Ny. Nova (23 tahun) G1P0A0 Hamil 32 minggu.

B. Rumah Sakit Siloam Jakarta :

1) Else
2) Frediicial Setjoan dinata
3) Yudhistira
4) Yuliana
5) Nike
6) Hanyani
7) Jordan
8) Febriyanti
9) Dahlia
10) Nora
11) Bela Ayu
12) Rahayu Sutra
13) Rizka Herdyana
14) Ria Maria
15) Nina Yudisia
16) Bela Adelia
17) Nida Priyanti
18) Suci Maulidia
19) Wanda Lestari
20) Bunga Febri
21) Tiara Sakti
22) Teti R Sihaan
23) Regina
24) Neilrah
25) Dedrit Sepriata
26) I Gusti Ngurah
27) Nina Meidiania
28) Elise Lilasari
29) Diana Febrianti
30) Al Fitah

C. RS Jakarta :

1) Ira
2) Arian Pradana
3) Mona
4) Fitria angraini
5) Kilun Henity
6) Nurhafizah
7) Nur Dewi Alimah
8) Suci wulandari
9) Kartika Agustina
10) Evi triwahyuni
11) Ayu rika
12) Rike damayanti
13) Pradita ameliya
14) Rika Rosari
15) Cindy Napiya
16) Yunita
17) Mustika Wulandari
18) Morel
19) Mirza
20) Artha

D. RS Mintohardjo

1) Firda (20 tahun) tangan kiri nyeri saat digerakkan
2) Miranda (20 tahun) jatuh dari lt. 2 paha kanan dan kiri nyeri saat digerakkan
3) Siti Nurhalifa (24 tahun) paha kanan sakit saat digerakkan
4) Desi Agustin (20 tahun) kaki kanan sakit
5) Sandra Refita (20 tahun)
6) Meli Anjani (20 tahun)
7) Indah Asdiah (20 tahun)
8) Fransisca (20 tahun)
9) Oktarina Sarah (20 tahun)
10) Indah Yulianti (20 tahun)
11) Kiki (20 tahun)
12) Gita (20 tahun)
13) Desvahera(21 tahun)
14) Karmeta (20 tahun)
15) Dita
16) Deka.

Comments

comments

News Feed