oleh

Gempa Tasikmalaya Akibatkan Ambruknya Sebuah Rumah di Desa Loning

Penulis: Rae kusnanto

Berantas.co.id, Tasikmalaya – Akibat Gempa di selatan Tasikmalaya, Jawab Barat, jumat 15/12 pukul 23:44 dini hari, mengakibatkan ambruknya sebuah Rumah pagar bambu milik Ibu Mutmainah Rt 07/01 Desa Loning, kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang jawa tengah.

Rumah mengalami rusak pagar dan atap teras depan yang terbuat dari kayu bambu. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Walau pemilik seorang Janda tua tengah tiduran depan TV saat terjadi gempa pukul 23:44 dini hari, ia tidak mengalami sesuatu.

Menurut keterangan yang kami dapat, dari seorang putranya Apin (40) yang tinggal di wilayah Pekalongan, malam itu kebetulan sedang menemui orang tuanya, dan nginap, ia sedang nonton TV lalu mendengar suara kayu teras ambruk, ketika bangun dan keluar, ternyata buka pintupun sulit akibat teras bilik depan pintu ambruk.

Wraga samping kanan kiri sempat menghampiri, lalu kembali setelah melihat ada anak nya. Saat itu warga juga keluar rumah saat merasakan getaran gempat terasa cukup kuat.

Pagar dan teras rumah yang rusak milik Ibu Mutmainah warga Desa Loning Kecamatan Petarukan, Pemalang dibagian depan runtuh. Beruntung penghuni rumah belum tidur yang berada di ruang tengah.

“Dua penghuninya sudah tau kalau sedang terjadi gempa, jadi tidak ada panik. Satu di antara penguni rumah tersebut adalah janda tua dan pas kedatangan anak,” terang Aipin anaknya ibu mut, yang sudah jadi warga pekalongan, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Selain itu atap genteng dan kayu bambu milik Ibu Mut Jateng di Kecamatan petarukan, sudah pasrah, dulu saja dapat bantuan matrial dari program desa pun tidak dapat dipasang, karena terbatas biaya, sekarang matrial tersebut terbengkelai di luar rumah.

Keterangan anak Aipin, Menurutnya sudah di upayakan melalui dinas sosial, dan hubungi PMI pemalang yang katanya ada program bedah rumah, juga hubungi Humas Polres Pemalang yang katanya suka adain program bedah rumah, juga hubingi yang bidang nya, seperti BPBD kabupate pemalang, ia pernah hubungi juga tidak ada tindakan apapun, bahkan sampai temui kepala dinas BPBD H.Wismo hanya bilang ya dan manggut manggut aja, ujarnya.

Comments

comments

News Feed