oleh

Kades Kreo Akui Potong Dana RTLH

Penulis: Markus

Berantas.co.id, Pemalang – Desa Kreyo yang terletak di kecamatan Randudongkal kabupaten Pemalang kini digegerkan dengan adanya pengakuan pemotongan dana Rumah Tempat Layak Huni (RTLH) oleh Kepala Desa Kreyo itu sendiri, yang bersumber dari Banprop (Bantuan propinsi). sebanyak empat unit rumah dan ditambah dua bidang unit rumah yang diambil dari Dana Desa (DD) jumlah total “menjadi enam bidang unit rumah yang mendapat bantuan.

Dari enam unit rumah yang mendapat bantuan tersebut diberikan di masing-masing Kadus. Dan warga yang mendapatkan RTLH diberi dana sebanyak
Rp.5.000.000 (lima juta rupiah) per unit untuk dibelikan matrial apa yang dibutuhkan dari rumah tersebut.

Sedangkan menurut informasi yang diterima awak media disebut “dari keterangan pak Camat mengatakan dan mewanti-wanti dana bedah rumah yang bersumber dari Banprop yang sebanyak RP. 7.000.000 (tujuh juta), jangang di ganggu.’’

Akan tetapi hal ini lain dari perkataan, malah dari Kades SUHERI selaku kepala Desa Kreyo langsung memotong RP. 2.000.000 (dua juta), dan dana hanya disalurkan masing-masing mendapat bantuan hanya RP. 5.000.000 (lima juta), itupun berbentuk matrial.

Setelah dikonfirmasi, Rabu (29/11) yang ditemui diruang kerjanya, terkait temuan ini kepada Kades Kreyo SUHARI (45) mengakui bahwa dirinya memang benar memotong dana tersebut. dengan alasan akan dikembalikan lagi untuk finising/ setelah selesai.

Tapi menurut narasumber, Bantuan bedah rumah yang serupapun hanya dikasi/ diberikan Rp. 5.000.000 pada tahun 2016 lalu. Anehnya tidak ada sangsi apapun dari pihak terkait.?

Comments

comments

News Feed