oleh

Kades Sukamenak Anggap Issue Dirinya Angin Lalu

Penulis : halim / redaksi

Berantas.co.id, Garut – Sebagai figure orang Nomer 1 di desa Sukamenak, Kecamatan Nawaraja Kabupaten Garut Jawa Barat, Kusmana enggan terbius akan hal hal yang menggangu pengabdiannya kepada masyarakat.

Sebelumnya, Kades yang memiliki multi talenta berkomunikasi ini di isuekan berbagai pemberitaan miring yang sangat tendensius. Hal itu dikatakan Kusmana selaku Kades Sukamenak pada wartawan, Minggu (21/10).

Terkait pemberitaan miring yang menuding miring, ia anggap kapilah berlalu. Meski diakui ia cukup berdampak pada psikologis dirinya maupun keluarganya.

“Saya sempat down, dan berdampak terhadap keluarga besar saya, nenek saya sampai meninggal akibat derasnya cacian dan tudingan yang tidak mendasar terhadap kinerja saya sebagai kades.” ucap Kusmana.

Namun menurutnya, semua tudingan itu dianggap wajar dan konsekuensinya sebagai figure kepala desa.

“Mereka melakukan itu karena sebagian masyarakat desa Sukamenak sayang sama saya, meski saya tau, ini ada unsur politis untuk mengganjal konseptual dan strategi penbangunan desa yang sedang saya lakukan.” papar Kusmana.

Diakuinya menurut informasi yang di dapati, pesaing pada pencalonan kades yang kalah pada pemilihan 3 tahun lalu telah mendoktrin sebagian warga, dan bahkan merebak informasi adanya pendanaan yang dihembuskan lawannya untuk mendemo dirinya.

“Hal yang sulit dipercaya, adanya dana kisaran 14jt an yang diberikan oknum warga tersebut untuk sebuah media cetak dan memviralkan buruknya kinerja saya.” jelas Kusmana.

Kata ia, dengan berbagai goncangan dan sandungan yang menerpa dirinya serta keluarga besarnya, Kusmana mulai bangkit dan tetap komitmen serta eksisten membangun kembali desa Sukamenak untuk mengangkat berbagai potensi disegala bidang.

Comments

comments

News Feed