oleh

Oknum Karyawan Dinas Kesehatan Jayawijaya Pelaku Pembunuhan Dr Suwandi

Penulis: Gs

Berantas.co.id, Jayapura – Tim penyidik Polda Papua di Jayawijaya melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait kasus pembunuhan Dr. Suwandi. Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa ia bersama kedua temannya yang melakukan perampasan dan penganiayaan tersebut. Hingga korban meninggal dunia. berdasarkan bukti bukti, tim penyidik Polda Papua Langsung mengamankan pelaku, Senin (27/11/17).

Kronologis; Pada hari Kamis tanggal 11 Mei 2017 sekira pkl 01.10 WIT. Korban setelah membeli pulsa elektrik  pulang kerumah, setibanya kompleks perumahan dosen Buper Waena dekat gedung Pramuka distrik Heram Kota Jayapura. Ketika sampai di TKP korban di hadang oleh pelaku dan bersama kedua temannya untuk minta uang tetapi tidak di berikan oleh korban. Sehingga pelaku bersama kedua temannya melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Kemudian pelaku membawa kabur barang milik korban berupa satu unit motor dan satu unit handphone.

Pada hari Senin 27 November 2017 sekira pukul 13.00 WIT, penyidik Polda Papua melakukan Pengintaian. Berawal dari informasi yang dikumpulkan penyidik, bahwa pelaku kembali ke kampung dimana pelaku bekerja. Pada saat pelaku berada di kantornya, penyidik gabungan dari Polda Papua, Polres Jayapura kota dan Polres Jayawijaya melakukan penangkapan dan membawa pelaku ke Polres.

Pada saat pelaku ditangkap di kantornya tidak melakukan perlawanan, setiba di Polres penyidik melakukan interogasi terhadap pelaku terkait kasus pembunuhan Dr. Suwandi di Buper Waena. Pelaku mengakui bahwa ia bersama kedua temannya yang melakukan perampasan dan penganiayaan tersebut hingga membuat korban meninggal dunia.

Seketika itu tim satgassus Polda Papua langsung melakukan penangkapan dan mengamankan pelaku kemudian membawa pelaku ke jayapura pada hari selasa tanggal 28 november 2017.

Mengamankan pelaku yang bernama Mathias Wandikbo (30 Tahun), pekerjaan karyawan dinas kesehatan Jayawijaya/mahasiswa biasiswa pada kesehatan lingkungan Uncen, melenggakapi administrasi penyidikan, membawa pelaku ke Jayapura dan kasus ini masih di tangani Polresta Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua  Kombespol Drs. A.M Kamal SH. Mengatakan bahwa saat ini tim gabungan penyidik Polda Papua masih melakukan pengejaran terhadap kedua teman pelaku yang turut serta melakukan perampasan dan penganiayaan sehingga menyebabkan korban atas nama Dr. Suwandi Meninggal Dunia.

Modus operandi membacok korban hingga meninggal dan merampas barang milik korban (sepeda motor dan HP) Pasal yg disangkakan : Psl 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Comments

comments

News Feed