oleh

Pahlawan Bangsa, Harus Menjadi Pahlawan Keluarga

Penulis; Hendry Yatna – Ketua Umum Paguyuban Bumi Pasundan

Berantas.co.id – Hari ini Tanggal 25 November, pada 72 tahun yang lalu, Persatuan Guru Indonesia (PGI) menyelesaikan Kongres Pertamanya yang berlangsung pada tanggal 24 November-25 November 1945 di Surakarta.

Pada tanggal 25 November 1945 Persatuan Guru Indonesia (PGI) mendeklarasikan dukungan kepada Negara Persatuan Republik Indonesia, dengan merubah nama PGI menjadi PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).

Dalam sejarah bangsa, ketika Guru bersatu dan berserikat, Guru berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Ketika sebagai individu, Guru juga menjadi pahlawan yang mengabdi untuk mendidik anak bangsa agar berprestasi.

Tidak kita pungkiri bahwa saat ini pahlawan tanpa tanda jasa tersebut tidak mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Sangat disayangkan jika Guru dituntut untuk melakukan tugasnya dengan baik namun tidak diiringi dengan penerimaan hak kesejahteraannya sebagai warga negara yang telah berbakti untuk kemajuan bangsa.

Setelah 72 tahun Guru mengabdi pada Republik ini, tetapi masih ada jutaan guru honorer yang pendapatannya dibawah Rp 1 juta rupiah . Setelah 72 tahun guru memekikkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari kolonialisme, tetapi guru tetap tidak dapat memerdekakan hak-haknya agar dapat hidup layak.

Jika saja anggaran belanja Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah dapat diawasi lebih ketat lagi, mungkin tiap tahunnya ada jutaan guru yang terselamatkan kehidupannya.

Kesejahteraan bagi guru bukanlah hal yang mustahil, jika Pemerintah Daerah mampu mengelola anggarannya dengan baik dan benar.

Di sisi lain, Guru memiliki keluarga yang harus dinafkahi. Bagaimana seorang guru akan menjadi pahlawan bagi anak-anaknya jika mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan primer keluarga, terlebih lagi kebutuhan sekunder.

Bagaimana perasaan seorang Guru yang di eluk-elukkan sebagai pahlawan bangsa tetapi mereka tidak dapat menjadi pahlawan untuk keluarganya sendiri.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus lebih fokus untuk meningkatkan pendapatan para guru secara signifikan dan cepat, agar masa depan dunia pendidikan dan masa depan bangsa ini semakin cerah dikemudian hari.

Tanpa Guru, Dunia Tak Akan Terang.
Selamat Hari Guru Ke 72 Tahun.

Comments

comments

News Feed