oleh

Polsek Leihitu Gerebek 2 Dusun Sarang Miras

Penulis: Imanuel Alinan

Berantas.co.id, Ambon – Jelang perayaan hari Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari nanti, Polsek Leihitu Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus berupaya mereduksi potensi-potensi gangguan Kamtibmas.

Minuman keras (miras) lokal jenis sopi yang selama ini dinilai menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya tindak pidana kriminal menjadi sasaran utama. Aparat kepolisian termasuk Polsek Leihitu tak henti-hentinya memerangi peredaran miras lokal diwilayah hukumnya.

Karena itu, berbekal informasi masyarakat, Kapolsek Leihitu Iptu Djafar Lessy,SE bersama belasan personilnya melaksanakan operasi senyap Senin, 18 Desember malam pada dua dusun di wilayah Kecamatan Leihitu yang disinyalir menjadi sarang penjualan miras lokal jenis sopi.

Operasi senyap ini dilakukan selama 4 jam sejak pukul 18.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT. 2 desa yang jadi sasaran yaitu Dusun Waitomu, Desa Hila dan Dusun Kalauli, Desa Kairatu, Kecamatan Leihitu. Hasil operasi senyap ini, Djafar Lessy bersama anggotanya berhasil mengamankan 450 liter sopi dari tangan empat warga penjual miras.

“Tadi malam, kita laksanakan operasi dengan sasaran penjual miras lokal jenis sopi di wilayah hukum Polsek Leihitu. Selama 4 jam operasi, kita berhasil amankan 450 liter sopi dari tangan 4 warga penjual sopi. Ini berkat informasi masyarakat,” jelas Lessy kepada Kabartoday di ruang kerjanya Mapolsek Leihitu Selasa, 19 Desember 2017.

Ia ungkapkan, saat menyisir dusun Waitomu di Desa Hila, mereka berhasil temukan satu rumah warga yang menjual sopi. Rumah tersebut milik Mahmud Latin (39) yang berprofesi sebagai wiraswasta. Di sini, petugas menemukan total 300 liter miras jenis sopi yang dikemas dalam botol air mineral serta kantung plastik dan disembunyikan dalam 4 karung plastik berukuran 50 kg.

Petugas kemudian melanjutkan operasi ke dusun Kalauli Desa Kaitetu. Di wilayah ini, petugas mendapati 2 rumah warga yang menjual miras jenis sopi. Pada rumah ibu Neni (36), petugas mengamankan 70 liter Sopi yang dikemas dalam kantung plastik dan disembunyikan pada 3 karung plastik berukuran 25 kg serta delapan kaleng bir bintang.

Masih di dusun Kalauli, di rumah ibu Rasmi Tuhumury (50), aparat Polsek Leihitu temukan sopi sebanyak 80 liter sopi dalam 5 kantung plastik yang tersimpan pada karton minyak goreng bimoli.

Adapun hasil razia miras yang di amankan secara keseluruhan sebanyak 450 liter dan langsung dibawa ke Mapolsek Leihitu untuk diamankan sementara sebelum dimusnahkan.

Selain mengamankan barang bukti miras Kapolsek Leihitu Iptu Djafar Lessy juga melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik atau yang menjual miras dengan memberikan arahan serta menjelaskan efek dan bahayanya miras bagi kesehatan dan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Leihitu serta melakukan penyelidikan asal miras yang beredar guna di kembangkan dan di tindaklanjuti serta mengambil langkah-langkah pencegahan untuk para pemasok miras ke wilayah hukum Polsek Leihitu.

Lessy juga terangkan sebelum melaksanakan razia, ia memberikan arahan kepada personil yang ikut dalam pelaksanaan razia agar tetap mengikuti aturan tentang tata cara pelaksanaan razia dan harus sesuai dengan protap yang di tentukan.

Perwira polisi dengan pangkat dua balak di pundaknya ini tegaskan akan terus memerangi miras di wilayah hukum Polsek Leihitu untuk mengurangi potensi gangguan kriminal.

“Kita akan terus perangi miras untuk menekan gangguan kamtibmas. Karena itu saya himbau kepada seluruh warga di wilayah hukum Polsek Leihitu agar tidak terlibat dalam peredaran miras, karena pasti akan berhadapan dengan aparat kepolisian,” tegasnya.

Comments

comments

News Feed