Polwan Cantik Gerakan Warga Bangun Gapura dan Pohon Natal

oleh -115 views

Kisah Inspiratif

Penulis: Imanuel Alinan

Berantas.co.id, Ambon – Usia masih cukup muda dan baru sekitar 3 tahun tercatat sebagai anggota Polri. Namun tak menghalanginya pengabdiannya kepada masyarakat. Dia adalah Bripda Yulianti HI Alfi Maitara, anggota Polsek Wahai, Polres Maluku Tengah yang dipercayakan sebagai petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BHABINKAMTIBMAS) Desa Wahai, Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. Polwan yang akrab dengan nama panggilan Yulli baru berusia 21 tahun dan menjadi anggota Polri sejak tahun 2014 lalu.

Walaupun usia dan masa dinasnya masih seumur jagung namun semangat pengabdiannya melebihi usianya. Berkali-kali ia terlibat kegiatan bersama masyarakat di wilayah binaannya. Sering pula ia ikut merogoh koceknya memberikan sumbangan material. Tenaganya juga disumbangkan ikut kerja bersama warga.

Bahkan masih berpakaian dinas dan ban Bhabinkamtibmas masih melingkar di lengan, Bripda Yulli tak canggung ikut bekerja. Terkadang memegang sekop ikut membuat campuran semen dan pasir, juga bertindak ibarat tukang bangunan memasang batu serta membantu pekerjaan lainnya.

Sebagai pemeluk agama Islam, pengabdian Bripda Yulli kepada masyarakat tak mengenal sekat atau ruang pembatas. Ia rela membantu masyarakat tanpa memandang asal, agama serta status warga.

Kegiatan terbarunya, Bripda Yulli mempromotori warga di dusun Kampung Baru Desa Wahai membangun gapura serta pohon natal Sabtu, 2 Desember 2017. Untuk membantu warga, Bripda Yulli memberikan sumbangan dari kantong pribadinya sebesar 500 ribu rupiah. Ia juga memberikan 3 kaleng politik serta tiga kuas besar kepada warga.

Bantuan pribadinya ini diserahkan kepada kepala pemuda Kampung Baru Desa wahai Ferdinan Aitonam dan ketua RT 08 Anton Botan yang di saksikan langsung oleh masyarakat Kampung Baru desa Wahai.

Selain menyumbang materi, Bripda Yulli yang masih mengenakan pakaian dinasnya ikut bekerja bersama warga. Membantu pasang tiang gapura hingga mencampur semen dilakoni Polwan berparas ayu ini.

“Yang saya lakukan ini bukan untuk mencari sensasi atau perhatian. Ini hanya sedikit pengabdian saya sebagai petugas Bhabinkamtibmas, sebagai seorang polisi insan pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat,” ujar Bripda Yulli.

Menurutnya, pembangunan gapura dan pohon terang ini untuk menyambut hari Natal 25 Desember 2017.

Walaupun dalam membantu masyarakat terkadang ia harus merogoh koceknya, namun Yulli tak merasa rugi. Jebolan Sepolwan angkatan 43 tahun 2017 ini mengaku ada kebahagiaan dan kepuasan tersendiri yang ia rasakan bila dapat membantu masyarakat.

Rasa malu juga ia buang jauh-jauh saat ikut bekerja membantu warga mencampur semen atau pekerjaan lainnya. Walaupun masih berpakaian dinas, Bripda Yulli tak malu memegang sekop mencampur semen.

Apa yang dilakukan Bripda Yulli ini mendapat apresiasi positif dari pimpinannya Kapolsek Wahai Komisaris Polisi Steven Souisa.

“Yah, walaupun masih belia, namun apa yang dilakukannya sungguh dapat dijadikan teladan. Terkadang dalam membantu masyarakat ia tak kenal waktu, tak kenal lelah serta tak menghitung untung rugi dari sisi materi,” ungkap Souisa.

Dengan usia muda dan masa dinas yang baru tiga tahun, Souisa menilai apa yang dilakukan Bripda Yulli tak kalah dengan para seniornya.

Jelas Souisa, beberapa waktu lalu anak buahnya ini juga pernah menyumbang material semen saat pembangunan masjid Desa Wahai yang juga dari kocek pribadi.

Semoga kiprah Bripda Yulianti HI Alfi Maitara, Bhabinkamtibmas Desa Wahai ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya agar dalam pengabdian kepada masyarakat.

Comments

comments