oleh

Proyek Drainase Tangsel Abaikan Keselamatan Dan Kenyaman Masyarakat

-ACTUAL, DAERAH, OPINI-114 views

Penulis : halim

Berantas.co.id – Tangsel. Proyek drainase yang dibangun di jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, sejauh 2 Km dianggap mengabaikan standarisasi keselamatan pengendara yang melintasi jalur tersebut.
Tidak hanya itu, usulan pembangunan drainase juga tidak melibatkan warga, sehingga proyek tersebut terkesan ditutup-tutupi. Ironisnya lagi, selama proyek dikerjakan, galian tanah terbuka begitu saja tanpa pemasangan U-block dan papan peringatan tanda bahaya. Lampu penerang pun tidak terpasang.“Alat berat itu menggali tanah yang lebarnya sekitar 1 meter dan kedalaman sekitar 1 meter sepanjang kurang lebih 2 KM untuk dipasang beton U-Block, tapi tidak ada penerengan jalan, korban juga dudah berjatuhan, harusnya dari awal warga dilibatkan, tahapan dan prosesnya juga harusnya transparan,” Ungkap Salah satu perwakilan warga, Badar, dari komite bela rakyat (Kobar), Tangsel, Selasa (26/12/2017).

Lebih lanjut Badar menilai kalau Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan besar dibenak warga. Dirinya mengatakan bahwa proyek bantuan Provinsi Banten yang ada di kawasan tersebut, bukannya bermanfaat, malah cenderung mubazir. Hanya menghambur-hamburkan dana APBD.

“Seharusnya dananya tepat guna, sekarang digunakan membangun saluran air di situ asal asalan, pembangunannya asal jadi, dan berantakan dimana mana, seperti didepan pertokoan, ruko bahkan pintu masuk perumahan yang ada di sepanjang Jalan Ceger raya, Ini contoh pembangunan yang tidak memperhatikan aspirasi masyarakat,” ujarnya,
Karena tidak memperhatikan keselamatan serta kenyamanan pengendara dan warga belun lama ini jatuhnya korban pengendara mobil pick up yang terperosok ke galian proyek drainase itu.

Idealnya, menurut Badar, jika proyek di inisiasi oleh pihak terkait, maka warga setempat juga harus ikut dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Comments

comments

News Feed