Seorang Tahanan Rutan Solo Terpaksa Di Isolasi

oleh -95 views

Penulis: Andre

Berantas.co.id, Solo – Seorang tahanan bernama Andang Anggara (26) terpaksa ditahan diruang isolasi rumah tahanan (Rutan) Solo, setelah namannya tercatat dalam jaringan pengedar psikotropika internasional yang diamankan di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri bersama Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno – Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan 600.000 pil ekstasi yang masuk secara bergelombang di Bandara Internasional Soekarno – Hatta, sejak 8 November 2017 hingga 10 November 2017 lalu.

Dalam kasus tersebut pihak kepolisian juga telah mengamankan lima pelaku lainnya dari beberapa lokasi yang berbeda.

Berita Rekomendasi
Baru Ambil Sabu di Jasa Pengiriman, Iwan Langsung Diciduk Polisi.

Polisi Larutkan Sabu 1,3 Kilogram Asal Malaysia ke Dalam Air.

Hasil pengembangan penyidikan salah satu pelakunya mendekam di Rutan Solo. Tahanan ini diduga terlibat pengendalian peredara narkoba jenis pil ekstasi di Tanah Air.

Kepala Rutan Klas 1 Surakarta, Muhammad Ulin Nuha melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Urip Dharma Yoga, saat dikonfirmasi, membenarkan informasi tersebut. Saat ini Andang masih mendekam di Rutan Solo.

“Saat ini (Andang) masih berada di ruang isolasi. Sebelumnya kita sudah melakukan interograsi pada Andang,” jelas Urip, Jumat (24/11/2017).

Menurut Urip, pemeriksaan terhadap Andang dilakukan oleh tiga penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri pada 10 November 2017.

Pemeriksaan itu sendiri dilakukan di ruang khusus milik Rutan Kelas I Surakarta sebagai otak kasus penyelundupan barang haram senilai Rp300 miliar.

Andang masih ada hubungan saudara dengan salah satu tersangka Dadang Firmazah (22) yang diamankan penyidik Bareskrim di Tambun, Bekasi.

“Kita siap serahkan (Andang) ke Bereskrim untuk penyidikan dan pengembangan kasusnya,” pungkas Urip.

Comments

comments