oleh

Sidang Luar Biasa KTT OKI Hasilkan Deklarasi Luar Biasa

Penulis: HY

Berantas.co.id – Recep Tayyip Erdogan sebagai Ketua Umum Konfrensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) yang telah berinisiatif mengundang negara-negara yang tergabung dalam OKI di Istanbul, Republik Turki Pada 13 Desember 2017.

Sidang Luar Biasa Ke 6 KTT OKI untuk mengkaji fenomena atas pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerusalem sebagai Ibu Kota Negara Israel.

Hasil dari Sidang Luar Biasa KTT OKI mendeklarasikan pernyataan yang sepakati oleh anggotanya adalah hal yang luar biasa. Dalam deklarasinya OKI menyatakan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Negara Palestina.

Deklarasi tersebut disambut suka cita oleh para aktivis kemanusiaan diseluruh dunia. Hendry Yatna, Ketua Umum Paguyuban Bumi Pasundan menyambut baik deklarasi KTT OKI tersebut.

Hendry mengatakan “peryataan Presiden Amerika temtang Yerusalem terbantahkan oleh Pernyataan Final 57 negara yang tergabung dalam KTT OKI, menyatakan dengan tegas bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Negara Palestina”

Hendry menambahkan “seharusnya Donald Trump meminta maaf kepada Palestina dan masyarakat dunia atas keputusannya yang salah”

“Saya bersyukur dan bangga kita memiliki pemimpin seperti Recep Tayyip Erdogan, sebagai Presiden Turki dan beliau juga Ketua Umum OKI, Erdogan telah berinisiatif menyatukan kekuatan negara-negara muslim yang tersakiti atas kejahatan kemanusiaan yang terjadi selama 70 tahun di tanah Palestina, saya yakin suatu saat nanti di Indonesia akan lahir kembali pemimpin-pemimpin besar seperti Erdogan” imbuh Hendry sambil bersemangat.

Comments

comments

News Feed