<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>22 Orang dari Satu Kampung di Salatiga Positif Covid-19 dan Jadi Klaster Besar di Jawa Tengah &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/22-orang-dari-satu-kampung-di-salatiga-positif-covid-19-dan-jadi-klaster-besar-di-jawa-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2020 02:31:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>22 Orang dari Satu Kampung di Salatiga Positif Covid-19 dan Jadi Klaster Besar di Jawa Tengah</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/22-orang-dari-satu-kampung-di-salatiga-positif-covid-19-dan-jadi-klaster-besar-di-jawa-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2020 02:31:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[22 Orang dari Satu Kampung di Salatiga Positif Covid-19 dan Jadi Klaster Besar di Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=19780</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Roni Editor : Redaksi 24 Mei 2020 &#8211; 09:47 WIB, <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/22-orang-dari-satu-kampung-di-salatiga-positif-covid-19-dan-jadi-klaster-besar-di-jawa-tengah/" title="22 Orang dari Satu Kampung di Salatiga Positif Covid-19 dan Jadi Klaster Besar di Jawa Tengah" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Roni</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>24 Mei 2020 &#8211; 09:47 WIB,</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>*SALATIGA*- Berantas.co.id</em></strong> &#8211; Kasus positif Covid-19 di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) dari Klaster Blondo Celong terus bertambah dari hari ke hari.</p>
<p>Total sudah ada 34 kasus positif virus corona atau Covid-19 di Salatiga. Dari 34 kasus itu, 22 pasien berasal dari Klaster Blondo Celong.</p>
<p>Klaster Blondo Celong adalah sebutan bagi kasus penularan Covid-19 di Kampung Blondo Celong, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.</p>
<p>Kasus ini kali pertama muncul dari seorang perempuan berusia 62 tahun yang dinyatakan positif Covid-19, April lalu. Perempuan warga Blondo Celong ini memiliki riwayat perjalanan ke sejumlah negara Eropa, seperti Italia dan Prancis.</p>
<p>Perempuan ini juga memiliki riwayat kontak fisik dengan sejumlah orang. Bahkan, tiga anggota keluarganya ikut terpapar virus Corona. Alhasil, sejumlah warga di kampung tersebut pun juga turut tertular Covid-19.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, mengatakan hingga Jumat (22/5/2020), total sudah ada 34 kasus positif Covid-19 di Salatiga. Tambahan per Jumat ini adalah tujuh kasus, di mana enam di antaranya berasal dari Klaster Blondo Celong.</p>
<p>“Kasus ke-29-34 berasal dari Klaster Blondo Celong,” ujar Siti dalam rekaman video yang disiarkan channel Youtube Humas Setda Salatiga, Jumat sore.</p>
<p>Keenam pasien baru Covid-19 dari Klaster Blondo Celong itu seluruhnya warga Kutowinangun Kidul. Mereka yakni laki-Laki usia 52 tahun, perempuan (25 tahun), laki-laki (19 tahun), laki-laki (17 tahun), perempuan (68 tahun), dan perempuan (51 tahun).</p>
<p>“Sudah ada 19 orang yang di sana [Blondo Celong], tapi rembetannya [penularannya] 3 orang [dua di Dukuh, 1 di Tegalrejo],” imbuh Siti kepada Redaksi Berantas.co.id.</p>
<p>Sementara itu, penambahan tujuh pasien Covid-19 di Salatiga, selain enam dari Kelurahan Kutowinangun, adalah dari Kelurahan Sidorejo Lor.</p>
<p>Pasien baru Covid-19 dari Sidorejo Lor merupakan bayi perempuan berusia 2 tahun. Ia tertular dari pasien 25 dan 26 yang tinggal serumah dengan bayi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
