<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Milyar &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/5-milyar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Mar 2025 15:43:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.2</generator>
	<item>
		<title>Warga masyarakat Jakarta Barat, Meminta Jaksa Agung priksa Atasan Jaksa Azam Pelaku penggelapan 11,5 milyar</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/warga-masyarakat-jakarta-barat-meminta-jaksa-agung-priksa-atasan-jaksa-azam-pelaku-penggelapan-115-milyar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 15:32:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[5 Milyar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Meminta Jaksa Agung priksa Atasan Jaksa Azam Pelaku penggelapan 11]]></category>
		<category><![CDATA[Warga masyarakat Jakarta Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=73924</guid>

					<description><![CDATA[Penulis tim Editor redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id, Jakarta: M antan Kepala <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/warga-masyarakat-jakarta-barat-meminta-jaksa-agung-priksa-atasan-jaksa-azam-pelaku-penggelapan-115-milyar/" title="Warga masyarakat Jakarta Barat, Meminta Jaksa Agung priksa Atasan Jaksa Azam Pelaku penggelapan 11,5 milyar" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis tim</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Jakarta: M antan Kepala Sub Seksie Pra Tuntutan pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat AZ alias Azam, mencoreng institusi Kejaksaan, yang sekarang tengah mendapat kepercayaan tinggi oleh publik, pasalnya Azam diduga menilap uang barang bukti terkait investasi bodong Robot Trading Fahranheit sebesar Rp 11,5 miliar.</p>
<p>Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya, pada Kamis 27 Februari 2025 malam, mengadakan pers release, bahwa pihak Kejati DKJ, telah menangkap mantan jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat berinisial AZ.</p>
<p>&#8220;Kejaksaan Tinggi DKJ telah menangkap jaksa Az mantan jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, terkait penerimaan suap atau gratifikasi sebanyak Rp 11,5 miliar,&#8221; ujar Kajati DKJ Patris Yusrian Jaya, kepada awak media, Kamis (27/2/2025).</p>
<p>Masih kata Patris, penerimaan suap ini terjadi saat eksekusi pengembalian barang bukti kasus investasi bodong Robot Trading Fahranheit sebesar Rp 61,4 miliar kepada 1.500 nasabah.</p>
<p>&#8220;Atas bujuk rayu kuasa hukum korban yakni BG dan OS sebagaian diantaranya Rp 11,5 miliar diberikan kepada jaksa AZ,&#8221; ungkap Patris.</p>
<p>Masih kata Patris, adapun manipulasi pengembalian barang bukti itu pertama sebesar Rp 17 miliar dibagi dua dengan OS, masing-masing mendapat Rp 8,5 miliar, selanjutnya di pengembalian barang bukti dilakukan bersama BG dari Rp 38 miliar dimanipulasi Rp 6 miliar kemudian dibagi rata dengan jaksa AZ.</p>
<p>&#8220;Adapun uang yang menjadi bagian jaksa AZ ditransfer ke salah satu rekening honorer pada Kejari Jakbar,&#8221; papar Patris.</p>
<p>Hingga kini pihak Kejaksaan Tinggi DKJ telah menetapkan tersangka kepada jaksa AZ yang mantan Kasubsie Pratut pada Kejari Jakarta Barat, dan dua penasihat hukum korban investasi bodong Robot Trading Fahranheit yakni BG dan OS</p>
<p>Pihak penyidik Kejati DKJ, juga telah menyita uang Rp 5 miliar dari jaksa AZ, berupa rumah, uang cash, dan uang dari rekening istri jaksa AZ.</p>
<p>Tindakan sangat konyol dan tolol apa yang dilakukan oleh mantan Kasubsie Pratut Kejari Jakbar Azam, bagaimana tidak, Kejaksaan sekarang ini tengah gencar-gencar nya memberantas tindak pidana korupsi yang merugikan triliunan keuangan negara, dan Kejaksaan tengah mendapatkan kepercayaan tinggi dari publik.</p>
<p>&#8220;Kejaksaan mendapatkan kepercayan tinggi dari publik atas prestasi kinerjanya dalam mengungkap tindak pidana mega korupsi di negeri ini, justru di rusak oleh yang namanya jaksa Azam saat itu kasus itu dia menjabat sebagai Kasubsie Pratut Kejari Jakbar,&#8221; ujar salah satu tokoh masyarakat Jakarta Barat, Hendrik A Sabtu (1/3/2025).</p>
<p>Tak sampai disitu, Hendrik yang juga Pemred Investigasi dutainfo.com, ini meminta kepada Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, untuk memeriksa kembali Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Hendri Antoro.</p>
<p>&#8220;Jaksa Agung harus periksa Kajari Jakbar Hendri Antoro dan atasan langsung Jaksa Azam, karena ini kan pengawasan melekat, jadi harus diperiksa,&#8221; kata Hendrik.</p>
<p>Masih kata Hendrik, Kajari Jakbar Hendri Antoro dalam hal harus bertanggungjawab, karena secara struktur Kepala Kejaksaan Negeri adalah pengawas melekat (waskat).</p>
<p>&#8220;Kejadian seperti ini ditingkat Kejari-kejari jangan dianggap sepele oleh Jaksa Agung, justru mulai lah bersih-bersih di level bawah yang jarang tersorot,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Diketahui jaksa Azam ini belum lama ini mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan negeri Landak Kalbar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dpp9qu7vr/images/f_auto,q_auto/v1768311649/IMG-20250228-WA0007_1740745890791_739258b8fd/IMG-20250228-WA0007_1740745890791_739258b8fd.jpeg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Tahun 2022, Sentra Abiseka Pekanbaru Salurkan Bantuan Atensi 4,5 Milyar</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/tahun-2022-sentra-abiseka-pekanbaru-salurkan-bantuan-atensi-45-milyar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 05:35:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[5 Milyar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sentra Abiseka Pekanbaru Salurkan Bantuan Atensi 4]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=47806</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Yuli Editor : Redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, Pekanbaru, &#8211; Sentra <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/tahun-2022-sentra-abiseka-pekanbaru-salurkan-bantuan-atensi-45-milyar/" title="Tahun 2022, Sentra Abiseka Pekanbaru Salurkan Bantuan Atensi 4,5 Milyar" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Yuli</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Pekanbaru, &#8211; Sentra Abiseka Pekanbaru Riau merealisasikan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) senilai 4,5 milyar kepada Penerima Manfaat (PM) di wilayah kerjanya, hal ini merupakan amanah untuk membantu kelompok rentan agar bisa berfungsi sosial secara normal dalam menjalani kehidupannya sehari &#8211; hari.</p>
<p>&#8220;Kami melaksanakan arahan ibu Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk segera menuntaskan penyaluran bantuan Atensi di wilayah kerja Sentra Abiseka&#8221;, kata Kepala Sentra Abiseka Agus Hasyim Ibrahim di Pekanbaru (2/11).</p>
<p>Target Atensi yang disalurkan Sentra Abiseka tahun 2022 sebanyak 1.987 penerima mamfaat (PM) senilai lebih dari 4,5 milyar yang diberikan dalam bentuk barang dan komponen atensi lainnya sesuai dengan hasil asesmen.</p>
<p>&#8220;Sebelum diberikan bantuan, tim telah melakukan asesmen komprehensif atensi.untuk mengetahui kebutuhan calon penerima manfaat dengan tujuan Atensi yang kita salurkan tepat sesuai dengan kebutuhan&#8221;, lanjut Agus.</p>
<p>Berdasarkan data dari Sentra Abiseka, Penerima Manfaat Atensi wilayah kerja Sentra Abiseka tersebar di 13 kabupaten dengan target masing &#8211; masing klaster lansia 1.083 PM, Disabilitas 278 PM, Anak 368 PM,  Napza/Odha 216 PM dan kelompok rentan 42.</p>
<p>Bantuan yang disalurkan berupa dukungan hidup layak untuk pemenuhan kebutuhan sehari &#8211; hari berupa Nutrisi Lansia, Nutrisi Anak, Nutrisi Disabikitas, Nutrisi Kelompok Rentan, Alat kebersihan diri, untuk mendukung pendidikan anak, disalurkan perlengkapan sekolah, sembako, alat permainan edukatif.</p>
<p>Bantuan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan landia berupa Kaki palsu, tangan palsu, kursi roda standar, kursi roda anak, kursi roda 3in1, kursi roda 4in1, kursi roda CP, walker, kruk, tongkat netra, tongkat tongkat kaki 1, tongkat kaki 3, tongkat kaki 4, matras decubitus, hearing aid, kacamata, stroller, tongkat adaptif.</p>
<p>Sementara untuk meningkatkan taraf hidup dari penerima manfaat disalurkan juga paket kewirausahaan dan motor roda 3</p>
<p>Penyaluran bantuan dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi rumah penerima manfaat maupun di salurkan di lokasi terdekat dengan mendatangkan penerima manfaat.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami dari Sentra Abiseka Rumbai Pekanbaru melaksanakan penyaluran bantuan Atebsi kepada 20 orang lansia dan 10 orang ODHA yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis Kecamatan Mandau Duri, dan pelaksanaannya dilaksanakan di UPTD Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis&#8221;, kata Pekerja Sosial Muda Sentra Abiseka Rumbai Pekanbaru Lisdawati di Kabupaten Bengkalis (2/11).</p>
<p>Ruslan Anwar (63) penerima manfaat dari Kabuoaten Bengkalis menuturkan bahwa ia mendapatkan bantuan kacamata dan bantuan kewirausahaan, &#8220;karena saya bekerja dirumah (buka warung kelontong) jadi dapat bantuan barang kelontong untuk tambahan isi kedai kita yang dirumah&#8221;, katanya dengan wajah ceria.</p>
<p>Ruslan juga menceritakan bahwa saat diasesmen ia minta kacamata karena kacamata yang ia miliki sudah tidak bisa dipakai lagi.</p>
<p>&#8220;Kemarin memang saya minta kacamata karena kalau ga pakai kacamata jarak 15 meter memandang orang ndak jelas orang itu, jadi makanya saya minta kacamata karena yang dari BPJS ndak bisa dipakai lagi, kabur dia. Ini alhamdulilah teranglah, jelas, terang sudah pakai kacamata&#8221;, ungkapnya sambil tersenyum.</p>
<p>Ruslan juga berharap bantuan yang diterima bisa untuk mengembangkan usahanya. &#8220;Saya mengucapkan terima kasih banyak atas semua bantuan, mungkin bisa saya  manfaatkan mudah-mudahan berkembang&#8221;, pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
