<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dituduhkan Tanpa Kantongi Ijin &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/dituduhkan-tanpa-kantongi-ijin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jan 2019 08:07:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Dituduhkan Tanpa Kantongi Ijin, Ini Jawaban Pemilik CV. Smart Herb Indonesia</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/dituduhkan-tanpa-kantongi-ijin-ini-jawaban-pemilik-cv-smart-herb-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 01:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dituduhkan Tanpa Kantongi Ijin]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Jawaban Pemilik CV. Smart Herb Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.berantas.co.id/?p=4888</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Redaksi / mhk Berantas.co.id, Depok – Mencuatnya pemberitaan disalah satu <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/dituduhkan-tanpa-kantongi-ijin-ini-jawaban-pemilik-cv-smart-herb-indonesia/" title="Dituduhkan Tanpa Kantongi Ijin, Ini Jawaban Pemilik CV. Smart Herb Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Redaksi / mhk</p>
<p><a href="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0005.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-post-4888 wp-image-4889" src="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0005-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" /></a></p>
<p>Berantas.co.id, Depok – Mencuatnya pemberitaan disalah satu media cetak mingguan depok yang terbit tanggal 7 Januari 2019 terkait adanya dugaan Industri Rumahan Bodong di Cilodong Depok, berdampak pada kekuatiran pemilik usaha dan psikologis keluarganya.</p>
<p>Dalam pemberitaan itu disebut &#8216;patut dipertanyakan izin produksi dan izin bangunan, sebab dilokasi yang dimaksud tidak terpampangnya jenis usaha.&#8217;</p>
<p>Berdasarkan pemberitaan itu, kami mencoba mencari tau kebenaran atas pemberitaan yang diterbitkan media cetak mingguan Depok pada hari Minggu (13/1/2019), sekitar pukul 18.30 WIB.</p>
<p>Sangat mudah menemukan alamat yang dimaksudkan, bahkan warga sekitar begitu santun dan menginformasikan nama yang disebut kami adalah seoarang dermawan dan memiliki sosial tinggi di lingkungan.</p>
<p>Setelah diketahui, pemilik usaha industri rumahan dimaksud adalah pengusaha muda yang memiliki kharisma dan kepiawaiannya membangun usaha rumahan sejak dirinya belum menikah. Bahkan ia bercita-cita mulia untuk membantu pembangunan 100 Masjid. Hal itu dikatakan Supriyadi pemilik CV. Smart Herb Indonesia yang beralamat di kampung Bendungan Cilodong Depok saat ditemui awak media dikantornya, Minggu (13/1/2019).</p>
<p>https://youtu.be/Z7mqg0339RY</p>
<p>&#8220;Semua atas ijin Allah, semoga cita-cita saya dikabulkanNya. &#8220;ucap Supriyadi.</p>
<p>Disinggung tentang isu ijin bodong usaha rumahan miliknya, Supriyadi hanya tersenyum dan meminta maaf atas ketidaknyamanan temen-temen wartawan dari salah satu media cetak Depok yang menerbitkan pemberitaan seperti itu.</p>
<p>&#8220;Saya minta maaf buat temen media cetak yang datang ketempat saya awal januari 2019 lalu dan menerbitkannya di media tersebut tanggal 7 Januari 2019. Memang saat itu saya terburu-buru karena waktu sholat Dzuhur telah memanggil, dan saya pun pamit untuk sholat Dzuhur dulu. &#8220;Kata Supriyadi.</p>
<p>Ia juga menyebut terkait ijin usahanya sudah terpenuhi, hal itu dibuktikannya dengan video klarifikasi yang dibukanya lembaran demi lembaran ijin usaha industri rumahannya.</p>
<p>&#8220;ini ijin-ijin usaha kami, dan alhamdulillah terpenuhi sejak tahun 2016. Sebagai warga negara yang baik, saya akan patuhi semua aturan hukum yang ada. &#8220;Jelasnya.</p>
<p>Diakui Supriyadi, ketika ia membalas WhatsApp dari wartawan media cetak Depok tersebut, dirinya khilaf meski memang diakuinya telah lama bermitra dengan Krimsus Polres Depok dan temen-temen Polda Metro Jaya.</p>
<p>&#8220;Secara pribadi saya minta maaf kepada teman-teman Krimsus Polres Depok dan teman-teman Polda Metro Jaya atas khilaf dari tulisan di whatsApp tersebut yang dimuat disalah satu media cetak Depok, semua ini adalah sebagai pembelajaran berharga bagi saya. &#8220;pungkas Supriyadi</p>
<p>Sebagai bentuk kemitraan dan menjalin silaturhami, Supriyadi berinisiatif datang ke Krimsus Polres Depok sekaligus Polda Metro Jaya untuk menyampaikan permintaan maaf nya karena telah berlaku khilaf.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
