<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jelang Pergantian Presiden &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/jelang-pergantian-presiden/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Oct 2024 12:46:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Jelang Pergantian Presiden, Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/jelang-pergantian-presiden-mahasiswa-lakukan-aksi-tangkap-dan-adili-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 12:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang Pergantian Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=69345</guid>

					<description><![CDATA[Kontri : Robby Editor : redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id, JAKARTA &#8211; <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/jelang-pergantian-presiden-mahasiswa-lakukan-aksi-tangkap-dan-adili-jokowi/" title="Jelang Pergantian Presiden, Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kontri : Robby</p>
<p>Editor : redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, JAKARTA &#8211; Menjelang peralihan kekuasaan presiden, ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menuntut Tangkap Dan Adili Jokowi, Jum&#8217;at (18/10/2024).</p>
<p>Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kritik atas sepuluh tahun kepemimpinan presiden Joko Widodo yang dinilai telah banyak meninggalkan noda hitam.</p>
<p>“Tidak mungkin kita diam terhadap kejahatan yang dilakukan presiden. Sekalipun presiden, dia bukan Tuhan yang tidak mungkin salah. Jokowi harus bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang dia lakukan,” ucap Asrul, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang.</p>
<p>Lanjut Asrul menyoroti berbagai masalah selama kepemimpinan Jokowi dimana telah banyak menyalagunakan kekuasaannya.</p>
<p>&#8220;Nawanoda Jokowi menjadi catatan penting bagi kita untuk terus mengingat tindakan-tindakan yang telah dilakukan oleh rezim Jokowi,&#8221; kata Asrul.</p>
<p>Sementara Akbar Ridho, Mahasiswa Universitas Yuppentek Indonesia menyampaikan jika gerakan massa menuntut tangkap dan adili Jokowi banyak tindakan refresif dari berbagai pihak.</p>
<p>&#8220;Kami merasakan betul bagaimana upaya penggembosan dan tindakan refresifitas dari kekuasaan dilakukan secara masif, bahkan keterlibatan tangan-tangan civitas akedemik membuat ruang-ruang di Jakarta menjadi terbatas,&#8221; ungkap Akbar.</p>
<p>Akbar pun memaparkan jika sebelumnya dalam konsolidasi antar kampus telah menyepakati aksi tersebut dilakukan di daerah-daerah.</p>
<p>&#8220;Atas informasi yang kami terima sudah banyak yang coba dilemahkan. Atas dasar itu kami mahasiswa tangerang mengambil langkah perlawanan untuk mengisi kekosongan perlawanan di Jakarta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Mindahin titik aksi dari daerah ke pusat memang harus kita lakukan sebagai upaya untuk terus menyalakan api perjuangan,&#8221; tutup Akbar.</p>
<p>Diketahui catatan hitam kepemimpinan Jokowi yang digaungkan mahasiswa dari mulai tindakan refresif negara terhadap rakyat, perampasan hak-hak atas rakyat, KKN, eksploitasi sumber daya alam serta kemunduran demokrasi.[]</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
