<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mereka Polisi yang Menyamar &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/mereka-polisi-yang-menyamar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Feb 2019 11:59:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>KERAP TEMBAK MATI Warga Pendatang, OPM: Kaum Rambut Lurus Musuh Kami, Mereka Polisi yang Menyamar</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/kerap-tembak-mati-warga-pendatang-opm-kaum-rambut-lurus-musuh-kami-mereka-polisi-yang-menyamar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 11:59:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KERAP TEMBAK MATI Warga Pendatang]]></category>
		<category><![CDATA[Mereka Polisi yang Menyamar]]></category>
		<category><![CDATA[OPM: Kaum Rambut Lurus Musuh Kami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.berantas.co.id/?p=5769</guid>

					<description><![CDATA[Penulis Tim redaksi Sumber : Iyan &#160; Berantas.co.id, Papua &#8211; Tentara Pembebasan <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/kerap-tembak-mati-warga-pendatang-opm-kaum-rambut-lurus-musuh-kami-mereka-polisi-yang-menyamar/" title="KERAP TEMBAK MATI Warga Pendatang, OPM: Kaum Rambut Lurus Musuh Kami, Mereka Polisi yang Menyamar" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis Tim redaksi</p>
<p>Sumber : Iyan</p>
<p><a href="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190225-WA0079.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-post-5769 wp-image-5770" src="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190225-WA0079-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Papua &#8211; Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat &#8211; Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), mengeluarkan ultimatum kepada warga sipil non-Papua, agar meninggalkan wilayah Kabupaten Nduga, per tanggal 23 Februari 2019.</p>
<p>Ultimatum tersebut disampaikan pentolan TPNPB-OPM, Egianus Kogoya melalui media sosial Facebook TPNPB pada Sabtu (23/2/2019).</p>
<p>Setidaknya ada 7 poin ultimatum dari Egianus kepada pihak Indonesia.<br />
Salah satu ultimatum berisi ancaman tembak kepada warga non-Papua yang masih ada di Nduga.</p>
<p>Diduga hal tersebut menjadi alasan TPNPB-OPM, menghabisi pekerja bangunan, menculik dan memperkosa guru, serta menembak mati sopir taksi.</p>
<p>Diketahui bahwa para korban merupakan warga pendatang dari luar Papua.</p>
<p>Karena warga sipil non-Papua dianggap TPNPB sebagai anggota TNI / Polri yang menyamar.</p>
<p>Atas dasar tersebut, TPNPB meminta warga non-Papua yang berambut lurus dan berkulit putih, agar segera meninggalkan tanah Nduga.</p>
<p>Selain itu, Egianus yang menyebut dirinya Panglima Kodap III Ndugama, menegaskan bahwa TPNPB tidak akan pernah berhenti perang sampai ada pengakuan kemerdekaan Papua dari RI.<br />
Berikut 7 poin ultimatum yang disampaikan pihak TPNPB:</p>
<p>1 .Perang kami TPNPB kodap III Ndugama tuntut Kemerdekaan Bangsa Papua Barat untuk Penentuan Nasip sendiri</p>
<p>2.Perang kami tidak akan perna berhenti sampai pengakuan kemerdekaan Papua.</p>
<p>3. Kami minta kepada pemerintah indonesia tuntutan pengakuan kemerdekaan Papua hanya dengan kontak senjata.</p>
<p>4.Kami TPNPB/OPM tidak mintah pembangunan dan bama seluru masyarakat 32 Distrik Kab Nduga minta Merdeka.</p>
<p>5. Seluruh Tanah Ndugama dari ujung sampai ujung manusia Rambut Lurus Warna kulit puti adalah musu utama TPNPB Kodap III Ndugama karena banyak anggota TNI/POLRI pria wanita yang selama ini menyamar ibu Guru suster dan tukang Bangunan bahkan sopir taksi kami akan tembak.</p>
<p>6. Kami harap Pos TNI yang bertugas di Distrik Mbua segera hentikan operasi di perkampungn masyarakat.</p>
<p>7. Sampai dengan pernyataan ini kami keluarkan semua warga sipil non Papua kosongkan dearah Kabupaten Nduga. kalau sampai masih ada kami akan tembak.</p>
<p>Diketahui, Egianus Kogoya adalah pimpinan kelompok separatis yang membantai pekerja jembatan PT Istaka Karya, awal Desember 2018 lalu.</p>
<p>Terbaru, mereka menembak mati Sugeng Efendi (25), seorang tukang ojek di Kampung Wiyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (2/2/2019).</p>
<p>Dalam keterangannya, kelompok separatis itu mengaku selama ini melakukan. penembakan karena para korban dianggap sebagai mata-mata.</p>
<p>By-IYAN</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
