<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>P &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/p/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 04:18:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2026/09/cropped-BR_copy_295x63-32x32.jpg</url>
	<title>P &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mabes Polri Diminta Uji Ulang Kasus Kades Sontang di Riau</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/mabes-polri-diminta-uji-ulang-kasus-kades-sontang-di-riau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 04:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri Diminta Uji Ulang Kasus Kades Sontang di Riau]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=82319</guid>

					<description><![CDATA[Editor redaksi &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, JAKARTA – Penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Kepala Desa Sontang, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, kini dibawa ke meja pengawasan Mabes Polri. Tim kuasa hukum menilai terdapat sejumlah hal yang perlu diuji kembali melalui mekanisme gelar perkara khusus agar konstruksi hukum perkara tersebut dapat diperiksa secara menyeluruh dan objektif.</p>
<p>Tim kuasa hukum yang terdiri dari Zulhadi Awalliby, S.H., M.H. dan Iskandar Halim Munthe, S.H., M.H. secara resmi mengajukan permohonan kepada Kapolri, Wakapolri, Kabareskrim Polri, Rowassidik, dan Divisi Propam Polri.</p>
<p>Langkah tersebut ditempuh karena kuasa hukum menilai terdapat aspek-aspek penting yang belum memperoleh perhatian secara utuh dalam proses penanganan perkara di tingkat penyidikan.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami meminta Kapolri, Wakapolri, Kabareskrim, Rowassidik dan Propam untuk melaksanakan gelar perkara khusus terhadap perkara yang menjerat klien kami,&#8221; ujar Zulhadi.</p>
<p>Menurut kuasa hukum, perkara tersebut berawal dari bencana banjir yang melanda Desa Sontang pada tahun 2024 dan menyebabkan kerusakan parah pada akses jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat sekaligus jalur operasional kendaraan perusahaan.</p>
<p>Dalam kondisi tersebut, pemerintah kecamatan bersama masyarakat dan sejumlah perusahaan disebut mengambil langkah gotong royong guna memulihkan akses yang lumpuh akibat bencana.</p>
<p>Dana swadaya yang terkumpul, menurut kuasa hukum, mencapai sekitar Rp1,1 miliar dan digunakan untuk membangun kembali jalan yang rusak.</p>
<p>&#8220;Hasil pembangunan itu dapat dilihat secara nyata dan hingga hari ini masih digunakan masyarakat, petani sawit maupun kendaraan perusahaan yang melintas setiap hari,&#8221; kata Zulhadi.</p>
<p>Namun setelah pembangunan selesai, perkara tersebut justru berujung pada laporan dugaan tindak pidana korupsi ke Polda Riau dengan sangkaan pelanggaran Pasal 12 huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>
<p>Kuasa hukum menegaskan pihaknya tidak sependapat dengan konstruksi hukum tersebut dan menilai perlu dilakukan pengujian kembali melalui forum gelar perkara khusus di Mabes Polri.</p>
<p>&#8220;Kami berpendapat tidak terdapat unsur memperkaya diri sendiri maupun pihak lain sebagaimana dimaksud dalam ketentuan tersebut. Menurut klien kami, dana digunakan untuk pembangunan jalan yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Iskandar Halim Munthe menambahkan, gelar perkara khusus merupakan instrumen hukum yang tersedia untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, proporsional, dan akuntabel.</p>
<p>Menurutnya, evaluasi menyeluruh diperlukan agar tidak muncul persepsi bahwa langkah penanganan perkara mengabaikan konteks peristiwa yang melatarbelakangi pengumpulan dana tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami meminta Mabes Polri memberikan atensi terhadap seluruh fakta hukum, dokumen, serta keterangan para pihak sebelum perkara ini melangkah lebih jauh,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tim kuasa hukum juga menyoroti penerapan Pasal 12 huruf e UU Tipikor terhadap kepala desa. Mereka berpendapat terdapat pengaturan tersendiri mengenai kedudukan dan kewenangan kepala desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang patut menjadi bagian dari pertimbangan hukum.</p>
<p>Menurut mereka, langkah memperbaiki jalan pascabanjir merupakan bentuk respons terhadap kondisi darurat demi menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.</p>
<p>Sebagai dasar permohonan, kuasa hukum mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana yang mengatur mekanisme pelaksanaan gelar perkara khusus.</p>
<p>Mereka berharap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur pemerintah, masyarakat hingga perusahaan, dapat dihadirkan dalam forum tersebut agar seluruh fakta dapat dibuka secara terang dan berimbang.</p>
<p>Menanggapi tudingan adanya pungutan liar terhadap perusahaan, kuasa hukum kembali menegaskan bahwa seluruh kontribusi yang diberikan, menurut mereka, bersifat sukarela dan dilakukan secara terbuka.</p>
<p>&#8220;Tidak ada unsur pemaksaan menurut klien kami. Seluruh proses dilakukan secara transparan, terdokumentasi dan hasil pekerjaannya dapat dilihat serta dirasakan langsung oleh masyarakat,&#8221; ujar Iskandar.</p>
<p>&#8220;Perlu diketahui bahwa sumbangan adalah dengan sukarela tidak ada pakasaan dari pihak manapun dan perbaikan jalan pada tahun 2024 , telah 2 tahun jalan tersebut telah di nikmati oleh masyarakat dan semua perusahaan , tapi kenapa sekarang tahun 2026 baru di persoalkan?&#8221; ucap Iskandar Halim Munthe penuh tanya</p>
<p>Sementara hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari penyidik Polda Riau terkait permohonan gelar perkara khusus yang diajukan tim kuasa hukum tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(Pajar Saragih).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inisial Jones, Sarbiana, dan David Diduga Terlibat Jaringan PETI Terorganisir di Inhu, Satu Lokasi Penampungan Disebut Hasilkan 0,5 Kg Emas per Hari</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/inisial-jones-sarbiana-dan-david-diduga-terlibat-jaringan-peti-terorganisir-di-inhu-satu-lokasi-penampungan-disebut-hasilkan-05-kg-emas-per-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 05:21:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[5 Kg Emas per Hari]]></category>
		<category><![CDATA[dan David Diduga Terlibat Jaringan PETI Terorganisir di Inhu]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Inisial Jones]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<category><![CDATA[Sarbiana]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Lokasi Penampungan Disebut Hasilkan 0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=81347</guid>

					<description><![CDATA[Penulis tim Editor redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis tim</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Indragiri Hulu, Riau – Dugaan praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang berlangsung secara masif dan terorganisir kembali mencuat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau. Aktivitas ilegal tersebut disebut beroperasi di Kecamatan Batang Peranap hingga Pematang Rebah, Kecamatan Rengat, dengan jaringan yang diduga melibatkan sejumlah pihak.<br />
Berdasarkan keterangan sejumlah narasumber masyarakat yang dihimpun selama satu bulan terakhir hingga Kamis (26/2/2026), sedikitnya terdapat sekitar 2.000 unit rakit PETI yang beroperasi, baik di darat maupun di sepanjang aliran Sungai Batang Peranap.<br />
Pada Rabu (25/2/2026), warga kembali melaporkan kepada awak media, disertai bukti foto yang memperlihatkan aktivitas pembakaran dan pemurnian emas di sebuah lokasi di Desa Punti Kayu, Kecamatan Batang Peranap. Lokasi tersebut disebut berada tidak jauh dari rumah kepala desa setempat dan berseberangan dengan sekolah dasar negeri.<br />
Menurut keterangan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, lokasi itu diduga merupakan tempat penampungan sekaligus pembakaran emas milik seorang perempuan berinisial Sarbiana. Aktivitas di tempat tersebut disebut mampu menghasilkan sedikitnya 0,5 kilogram emas per hari yang berasal dari hasil PETI di sejumlah titik di wilayah Peranap dan sekitarnya.<br />
Sumber juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang anggota kepolisian berinisial Jones, yang sebelumnya bertugas di Polres Indragiri Hulu dan kini disebut bertugas di Polsek Rengat Barat. Selain itu, terdapat nama David, yang disebut sebagai pengendali ratusan unit rakit PETI di wilayah Pematang Peranap, serta diduga berperan dalam distribusi emas ke Pekanbaru.<br />
Dugaan Pola Terorganisir<br />
Narasumber mengungkapkan, sebelumnya terdapat dugaan pungutan sekitar Rp700.000 per rakit per bulan dari para penambang. Namun pola tersebut disebut berubah, dengan mekanisme penjualan wajib hasil emas kepada satu penampung tertentu.<br />
Emas hasil PETI diduga dibeli dengan harga Rp200.000 hingga Rp300.000 di bawah harga pasar. Dengan estimasi produksi 0,5 kilogram per hari, perputaran uang dari satu lokasi penampungan saja diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,3 miliar per hari, dengan dugaan keuntungan ratusan juta rupiah dari selisih harga.<br />
Emas tersebut selanjutnya disebut dikirim ke Pekanbaru satu kali dalam sepekan. Seorang penadah berinisial Piau disebut dalam keterangan lapangan sebagai pihak yang diduga menampung emas tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi langsung dari pihak yang bersangkutan.<br />
Wilayah Diduga Terdampak PETI<br />
Adapun sejumlah wilayah yang disebut aktif menjadi lokasi PETI antara lain:<br />
Desa Peladangan dan Desa Pesajian, Kecamatan Batang Peranap<br />
Pematang Peranap (Desa Pematang Silunak, Kampung Baru, Kompeh, dan Desa Punti Kayu)<br />
Sepanjang Sungai Batang Peranap hingga perbatasan Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi<br />
Wilayah Pematang Rebah, Kecamatan Rengat<br />
Selain itu, disebut pula adanya pembelian lahan sekitar tiga hektare di wilayah Pematang Peranap yang diduga diperuntukkan bagi aktivitas pertambangan emas ilegal.<br />
Bantahan dan Hak Jawab<br />
Sebelumnya, kepala desa setempat berinisial Surman telah dikonfirmasi dan membantah tudingan keterlibatan dirinya maupun keluarganya. Ia mempertanyakan identitas narasumber serta meminta bukti atas tuduhan yang diarahkan.<br />
Anggota kepolisian berinisial Jones juga telah dikonfirmasi dan membantah seluruh dugaan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan siap dilaporkan ke Propam Polri apabila terdapat bukti sah.<br />
Pasca pemberitaan awal terbit, redaksi mengaku menerima sejumlah panggilan dari pihak yang mengatasnamakan keluarga salah satu pihak yang disebut dalam berita. Penelepon meminta agar pemberitaan dihentikan. Namun redaksi menilai permintaan tersebut sebagai bentuk tekanan terhadap independensi pers dan tetap melanjutkan pemberitaan dengan menjunjung prinsip kehati-hatian serta asas praduga tak bersalah.<br />
Desakan Penyelidikan<br />
Menyikapi berbagai informasi yang dihimpun, masyarakat mendesak agar Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Mabes Polri, Propam Polri, serta Kepolisian Daerah Riau melakukan penyelidikan menyeluruh, transparan, dan independen terhadap dugaan praktik PETI terorganisir di wilayah Indragiri Hulu.<br />
Hingga berita ini dirilis, seluruh pihak yang disebutkan masih berstatus dugaan dan belum memiliki kekuatan hukum tetap. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab seluas-luasnya sesuai ketentuan Undang-Undang Pers, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaum Ibu GPI Sidang Topas Kokohkan Iman Keluarga</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/kaum-ibu-gpi-sidang-topas-kokohkan-iman-keluarga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 15:32:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kaum Ibu GPI Sidang Topas Kokohkan Iman Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=79790</guid>

					<description><![CDATA[Editor redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id, Tapung –...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Tapung – Kaum Ibu Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Topas menggelar ibadah syukur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4, Jumat (26/9/2025). Acara berlangsung penuh hikmat dan sukacita jemaat.</p>
<p>Ibadah syukur ini dipimpin oleh Gembala Sidang GPI Sidang Topas, Pdt. ABL. Nainggolan, S.Th., M.Th, yang dalam khotbahnya menekankan betapa pentingnya peran kaum ibu dalam keluarga maupun kehidupan berjemaat.</p>
<p>Dalam pesan firman Tuhan, Pdt. ABL. Nainggolan menyampaikan bahwa seorang ibu tidak hanya berperan dalam mendidik anak, tetapi juga menjadi penolong bagi suami untuk membangun rumah tangga yang takut akan Tuhan.</p>
<p>&#8220;Kaum Ibu adalah tiang doa dan teladan dalam keluarga. Tugas mulia seorang istri adalah mendampingi suami dalam memimpin rumah tangga, agar setiap keluarga tetap hidup dalam takut akan Tuhan. Dengan doa dan keteladanan kaum ibu, rumah tangga akan semakin kuat, kokoh, dan diberkati,&#8221; tegas Pdt. ABL. Nainggolan.</p>
<p>Perayaan HUT ini diikuti dengan penuh sukacita oleh jemaat, khususnya kaum ibu. Salah satu anggota Kaum Ibu, Brigadir Sri Wahyuni, turut menyampaikan rasa syukurnya dapat merayakan momen bersejarah ini.</p>
<p>Dalam testimoninya, Brigadir Sri Wahyuni mengatakan:<br />
&#8220;Saya sangat bersukacita bisa merayakan ulang tahun Kaum Ibu GPI Sidang Topas yang ke-4 ini. Semoga perayaan ini semakin mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat pelayanan, dan menjadikan kita semua wanita yang setia dalam mendukung suami serta keluarga agar tetap hidup takut akan Tuhan.&#8221;</p>
<p>Acara ditutup dengan doa bersama dan suasana penuh kekeluargaan, menjadikan perayaan ini bukan hanya wujud syukur, tetapi juga penyemangat bagi Kaum Ibu GPI Sidang Topas untuk terus berkiprah dalam pelayanan serta menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat. (Pajar Saragih).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASLOG PANGKORMAR HADIRI KEJURNAS OFF ROAD PIALA PANGLIMA TNI DI SENTUL</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/aslog-pangkormar-hadiri-kejurnas-off-road-piala-panglima-tni-di-sentul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 22:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[ASLOG PANGKORMAR HADIRI KEJURNAS OFF ROAD PIALA PANGLIMA TNI DI SENTUL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=79721</guid>

					<description><![CDATA[Penulis Yuli Editor redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, Dispen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis Yuli</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Bogor) &#8211; Asisten Logistik Panglima Korps Marinir (Aslog Pangkormar) Brigjen TNI (Mar) Efhardian, M.Tr.Opsla., mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Kejuaraan Nasional Adventure Off Road Non Winch Garuda Prima 4X4 Piala Panglima TNI bertempat di PMPP Sentul, Bogor. Sabtu (20/09/2025).</p>
<p>Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI tahun 2025 berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini dihadiri langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. beserta sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau), Irjen TNI, serta beberapa Pangkogabwilhan.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut Aslog Pangkormar mengikuti rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, doa bersama, hingga penandatanganan prasasti Lane 1 PMPP oleh Panglima TNI. Selain itu, dilaksanakan pula penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. Setelah sesi seremonial, Panglima TNI bersama rombongan turut menjajal lintasan fun off road sebelum menyaksikan langsung jalannya perlombaan utama Kejurnas Adventure Off Road.</p>
<p>Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Aslog Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Efhardian yang mewakili Pangkormar menjadi wujud partisipasi aktif Korps Marinir dalam mendukung kegiatan TNI, sekaligus memperkuat sinergi dan soliditas antar-matra melalui ajang olahraga otomotif yang menantang ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karnaval Kebangsaan Desa Pangkalan Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 80 M Dan Perahu Naga Emas Serta Pakaian Adat</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/karnaval-kebangsaan-desa-pangkalan-bentangkan-bendera-merah-putih-sepanjang-80-m-dan-perahu-naga-emas-serta-pakaian-adat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 04:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Karnaval Kebangsaan Desa Pangkalan Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 80 M Dan Perahu Naga Emas Serta Pakaian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=78928</guid>

					<description><![CDATA[Kontri robby Editor redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kontri robby</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Kabupaten Tangerang,- Karnaval Kebangsaan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke &#8211; 80 Tahun Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.Bentangkan bendera merah putih sepanjang 80 meter dan tampilkan perahu naga emas pakaian adat berbagai macam suku.Minggu (17/8/2025).</p>
<p>Kita kerahkan semaksimal mungkin untuk mengikuti dan meriahkan kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 tahun dengan mengajak dan menampilkan seperti grub draband dari sekolah Al Hikma,Pesilat,Serta para seniman,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta unsur seluruh staf Desa Pangkalan dan ibu ibu PKK Desa Pangkalan.</p>
<p>&#8220;Artinya kita satukan mereka semua dalam bingkai bhineka tunggal Ika dalam rangka menyambut dan meriahkan kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 tahun,&#8221;Ujar Kepala Desa Pangkalan Muhkrim atau biasa di panggil Goim.</p>
<p>Lebih lanjut Muhkrim menuturkan karnaval kebangsaan dalam rangka menyambut kemerdekaan bukan sekedar karnaval namun dapat memberikan satu buah gambaran besar dan pelajaran bagi masyarakat dan generasi bangsa. Bahwa sesungguh kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini milik kita semua.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu mari seluruh warga desa pangkalan kita satukan tekad untuk terus gemakan rasa nasionalisme dan patriotisme.Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 80 tahun,&#8221;Tungkasnya.</p>
<p>Setelah karnaval kebangsaan kita semua berkumpul di alun alun lapangan kecamatan Teluknaga untuk mengikuti upacara bendera,&#8221;Tutup Muhkrim.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ke 3 MPLS SMPN 2 Kosambi Berikan Materi Bela Negara Dan PBB</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/hari-ke-3-mpls-smpn-2-kosambi-berikan-materi-bela-negara-dan-pbb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 10:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Ke 3 MPLS SMPN 2 Kosambi Berikan Materi Bela Negara Dan PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=78185</guid>

					<description><![CDATA[Kontri robby Editor redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kontri robby</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, kabupaten Tangerang,- Koramil 01/Teluknaga Mewakili Danramil 01/Teluknaga Mayor Inf Heru Susanto,pelda Saefudin berikan materi bela negara dan pbb dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah SMP Negeri 2 Kosambi Jl. Perumahan Duta Bandara Permai No.Desa Blok L No.4,Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi,Kabupaten Tangerang.Rabu (16/7/2025).</p>
<p>Kepala sekolah SMPN 2 Kosambi Kusnandar dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya para siswa dan siswi memahami dan mengerti tentang bela negara dan cinta tanah air sejak dini,sehingga anak anak mampu menjadi generasi bangsa yang siap membela negaranya dalam bentuk apa pun.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu hari ini materi bela negara dan pbb di sampaikan langsung oleh TNI anggota Koramil 01/ Teluknaga,&#8221;Ujar Kusnandar.</p>
<p>Dalam materinya di MPLS hari ke 3 SMPN 2 Kosambi Pelda Saefudin mengatakan bahwa pentingnya anak anak generasi bangsa memahami makna dasar dari bela negara yaitu dengan menjadi anak anak yang baik patuh kepada aturan yang ada di sekolah,belajar menghafal Pancasila dan memahami nilai nilai yang terkandung dalam pancasila.serta jauhi narkoba dan tauran antar pelajar.karna itu semua dasar dasar kita mencintai nusa dan bangsa serta bagian dari bela negara,&#8221;lugas Pelda Saefudin.</p>
<p>&#8220;Lebih rinci pelda Saefudin juga menuturkan.Hormati Kedua orang tua,guru dan takut akan sang pencipta tuhan yang maha esa bagian dari bela negara,&#8221;Tungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menciptakan Kesejahteraan Rakyat, Wamen Viva Yoga Ingin Bambu Dibudidayakan di Kawasan Transmigrasi</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/menciptakan-kesejahteraan-rakyat-wamen-viva-yoga-ingin-bambu-dibudidayakan-di-kawasan-transmigrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 10:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Menciptakan Kesejahteraan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<category><![CDATA[Wamen Viva Yoga Ingin Bambu Dibudidayakan di Kawasan Transmigrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=78085</guid>

					<description><![CDATA[Penulis: yuli Editor redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, &#8211;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: yuli</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, &#8211; Kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Padepokan Kabuyutan Muara Beres, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 8/7/2025, langsung disambut oleh Ketua Pengrajin Bambu Indonesia Haji Jatnika Nanggamihardja. Kedatangan Viva Yoga di pusat pelatihan kebudayaan bambu itu menambah deretan pejabat negara yang berkunjung ke tempat yang dikelola oleh pria yang akrab disapa Aki Jatnika itu.</p>
<p>Di padepokan yang berada di pinggir Sungai Ciliwung itu ada prasasti dan spanduk yang menunjukan menteri, anggota DPR, dan pejabat lainnya pernah ke sana.</p>
<p>Viva Yoga tidak sendiri di padepokan, di sana juga ada Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. Aki Jatnika pada pagi itu mengajak kedua tamunya keliling padepokan. Diperlihatkan berbagai bangunan yang tersusun dari bambu. Tak hanya itu, berbagai jenis varietas bambu seperti bambu hitam, gombong koneng, gombong apus, betung sembilang, rambat, dan krisik sari, diunjukan. “Ada 161 varietas bambu di sini”, ujar pria yang juga disebut sebagai maestro bambu itu.</p>
<p>Di padepokan yang terasa teduh karena dinaungi oleh ratusan pohon bambu itu terdapat area pembibitan, workshop, dan fasilitas pendukung lainnya. Hari itu terlihat ada puluhan orang tengah mengikuti pelatihan pembibitan dan pembuatan kursi bambu.</p>
<p>Viva Yoga senang berada di padepokan itu. “Saya baru pertama kali datang ke sini”, ujarnya kepada wartawan. Setelah bertemu Aki Jatnika, dirinya kaget ternyata pohon bambu bukan sekadar tanaman namun pohon ini mempunyai banyak makna dari sisi historis, filosofis, teologis, kultural, “dan bisa memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan politik”, ungkap pria yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PAN itu. “Pohon ini juga mampu mencegah abrasi dan menghasilkan oksigen”, tambahnya.</p>
<p>Pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu mengungkapkan dirinya sebenarnya sudah akrab dengan pohon bambu. “Nenek saya dulu menanam bambu di belakang rumah”, ujarnya. Namun dirinya baru tahu bambu memiliki aneka manfaat dan nilai setelah berkunjung ke padepokan itu. Ia mengapresiasi ketekunan Aki Jatnika dalam mengelola bambu. “Sungguh luar biasa bambu di tangan Aki Jatnika bisa menjadi berbagai macam sarana untuk menunjang kehidupan”, ucapnya.</p>
<p>Sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomi, Viva Yoga ingin pohon bambu dibudidayakan di kawasan transmigrasi. “Tinggal diteliti dan dipilih varietas apa yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi”, ujarnya. Dirinya yakin bila tanaman ini dibudidayakan oleh transmigran, hasilnya bisa meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat. “Cara untuk meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitar kawasan adalah menanam pohon yang punya nilai ekonomi, salah satunya bambu”, ujar mantan anggota Komisi IV DPR itu.</p>
<p>Cara menanam pohon bambu dikatakan bisa di belakang rumah atau di kebun. Kelebihan pohon ini disebut sekali tanam untuk selamanya. Kementerian Transmigrasi menurutnya tidak hanya mendorong transmigran untuk menanam namun juga memikirkan off taker dan pembentukan lembaga terkait budidaya bambu. “Ini juga dipikirkan oleh Kementerian Transmigrasi”, tuturnya.</p>
<p>Dalam membangun kawasan transmigrasi dan pemberdayaan transmigran, Viva Yoga mengatakan kementeriannya berkolaborasi dengan berbagai pihak, “dalam budidaya bambu, Kementerian Transmigrasi bisa bekerja sama dengan PTPN”, ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Personel Brimob Laksanakan Gladi Sertijab Danyon dengan Khidmat dan Tertib</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/personel-brimob-laksanakan-gladi-sertijab-danyon-dengan-khidmat-dan-tertib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 03:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=77829</guid>

					<description><![CDATA[Penulis yuli Editor redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis yuli</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Palembang &#8211; Personel Brigade Mobil (Brimob) melaksanakan gladi serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) di Mako Satbrimob Polda Sumsel setempat pada Kamis (26/6). Kegiatan ini merupakan rangkaian persiapan menjelang upacara resmi sertijab yang akan dilaksanakan Pada Saat sore Nnati. Gladi ini bertujuan memastikan seluruh prosesi berjalan lancar dan sesuai protokol yang berlaku.</p>
<p>Seluruh personel yang terlibat menunjukkan disiplin dan kesiapan tinggi dalam mengikuti tahapan gladi. Komandan Upacara memberikan pengarahan teknis terkait posisi, aba-aba, dan tata cara penghormatan terhadap pejabat lama maupun pejabat baru. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah, penandatanganan naskah serah terima, serta pengenalan pejabat baru kepada seluruh anggota satuan.</p>
<p>Gladi sertijab ini juga melibatkan sejumlah kendaraan taktis dan perlengkapan tempur sebagai bagian dari demonstrasi kesiapsiagaan satuan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, dengan pengawasan langsung dari pejabat tinggi di lingkungan Brimob. Gladi ini menjadi bukti kesiapan personel dalam menyambut kepemimpinan baru di tingkat batalyon.</p>
<p>Serah terima jabatan Danyon Brimob merupakan momen penting dalam menjaga kesinambungan komando dan semangat korps. Dengan adanya gladi ini, diharapkan upacara sertijab nantinya dapat berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna sebagai simbol regenerasi kepemimpinan di tubuh Brimob.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Runtuh, Akses Pertanian Lumpuh: Petani Desa Bulukumba Menanti Tindakan Pemerintah</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/jembatan-runtuh-akses-pertanian-lumpuh-petani-desa-bulukumba-menanti-tindakan-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 14:05:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Pertanian Lumpuh: Petani Desa Bulukumba Menanti Tindakan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=77319</guid>

					<description><![CDATA[Penulis tim Editor redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, Bulukumba,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis tim</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Bulukumba, 3 Juni 2025 &#8211; Pembangunan sektor pertanian di Indonesia menjadi faktor utama dalam mendorong ketahanan pangan, sebagaimana visi misi Presiden Prabowo Subianto. Namun, di tengah upaya meningkatkan produksi pertanian, akses menuju lahan pertanian masih menjadi kendala serius bagi para petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Di Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang, sebuah jembatan yang menghubungkan masyarakat tani dengan lahan pertanian mereka telah runtuh hampir satu tahun yang lalu. Jembatan menuju Kadieng ini merupakan akses sentral yang sangat vital bagi para petani untuk mengangkut hasil pertanian dan menuju ke lahan pertanian mereka.</p>
<p>Keruntuhan jembatan ini disebabkan oleh putusnya tali pembesian yang menopangnya. Akibatnya, para petani terpaksa menyeberangi sungai yang deras dan berisiko tinggi, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Aliran sungai yang tiba-tiba deras dapat membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia yang sering menyeberangi sungai.</p>
<p>&#8220;Pemerintah setempat perlu segera memperbaiki jembatan ini demi keselamatan dan kenyamanan warga. Pertanian adalah mata pencaharian utama masyarakat Kajang, dan tanpa akses yang memadai, produktivitas dan kesejahteraan kami terancam,&#8221; kata Agus, Warga setempat.</p>
<p>Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Kajang. Perbaikan jembatan ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah setempat diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan ini dan memulihkan akses pertanian yang vital bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Dengan perbaikan jembatan ini, diharapkan masyarakat tani dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman, serta meningkatkan produksi pertanian yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(adrian)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unit SAR Brimob Banten Laksanakan Patroli SAR di Lokasi Wisata Pantai Bandulu Anyar Serta Membantu Mencari Anak Hilang</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/unit-sar-brimob-banten-laksanakan-patroli-sar-di-lokasi-wisata-pantai-bandulu-anyar-serta-membantu-mencari-anak-hilang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 09:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[P]]></category>
		<category><![CDATA[Unit SAR Brimob Banten Laksanakan Patroli SAR di Lokasi Wisata Pantai Bandulu Anyar Serta Membantu Mencari Anak Hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=75179</guid>

					<description><![CDATA[Penulis Yuli Editor redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, Serang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis Yuli</p>
<p>Editor redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Serang – Unit SAR Satbrimob Polda Banten yang dipimpin IPDA Roni Handoko, S.E. melaksanakan Patroli SAR di Lokasi Wisata Pantai Bandulu Anyar, Jumat (4/4/2025).</p>
<p>Pelaksanaan Patroli ini dalam rangka Operasi Ketupat Maung 2025 Satbrimob Polda Banten menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan rekreasi berupa aktivitas berenang dan lainnya khususnya di kawasan Wisata Bandulu yang ada di Wilayah Hukum Polda Banten.</p>
<p>Dalam Patroli ini petugas SAR Satbrimob Polda Banten juga membantu mencari anak wisatawan yang hilang serta menghimbau Masyarakat dan Pengelola Lokasi wisata untuk selalu memantau aktivitas pengunjung maupun anggota keluarga yang sedang berenang sehingga dapat mencegah musibah yang tidak diinginkan.</p>
<p>Dalam rangkaian Ops Ketupat Maung 2025, Satbrimob Polda Banten dibawah pimpinan Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Imam Suhadi, S.I.K. melaksanakan kegiatan patroli SAR di Lokasi rekreasi Wisata Pantai kawasan Bandulu.</p>
<p>Unit SAR Satbrimob Polda Banten setibanya di lokasi langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola pantai agar selalu memantau aktifitas rekreasi masyarakat yang dilakukan dipantai dan memberikan himbauan terhadap masyarakat yang berkunjung di pantai tersebut agar selalu berhati hati saat bermain di pantai.</p>
<p>Kehadiran Unit SAR Satbrimob Polda Banten untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang berkunjung dan melakukan pencegahan serta memberikan pertolongan apabila terjadi sesuatu yang membutuhkan pertolongan SAR.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
