<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peduli Terhadap Pelajar &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/peduli-terhadap-pelajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jul 2022 04:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Peduli Terhadap Pelajar, Kemensos RI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Papua</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/peduli-terhadap-pelajar-kemensos-ri-salurkan-bantuan-perlengkapan-sekolah-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2022 04:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos RI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Terhadap Pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=44736</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Yuli Editor : redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, Erosaman &#8211; Menjelang <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/peduli-terhadap-pelajar-kemensos-ri-salurkan-bantuan-perlengkapan-sekolah-di-papua/" title="Peduli Terhadap Pelajar, Kemensos RI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Papua" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Yuli</p>
<p>Editor : redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, Erosaman &#8211; Menjelang Hari Anak Nasional tahun 2022 digelar Kemensos, tidak hanya di Lombok Timur yang didapuk menjadi lokasi puncak acara, tapi juga beberapa titik termasuk lokasi komunitas adat terpencil.</p>
<p>Hal tersebut seperti yang diungkapkan, Arman dan Salfina (7 tahun) merasa gembira, sebab kampungnya, Erosaman sudah terang dan bisa internet-an. Mereka dapat bantuan berupa Balai Sosial beserta perlengkapanya dari Kementerian Sosial.</p>
<p>Erosaman, Papua menjadi salah satu lokasi rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) 2022. Hal ini karena Menteri Sosial, Tri Rismaharini ingin agar semua anak, tidak terkecuali punya hak yang sama, hak untuk terlindungi, bebas berkreasi, beraktivitas dan gembira.</p>
<p>Erosaman merupakan satu dari tiga kampung di Kabupaten Asmat, Papua yang mendapatkan bantuan balai sosial lengkap dengan sarana pendukung lainnya seperti penerangan panel surya (solar cell), Smart TV 82 inchi, standing TV, Speaker TV (Home Theater), parabola dan paket internet.</p>
<p>Selain itu juga balai sosial dilengkapi meja belajar lipat, buku tulis, buku gambar, crayon, pensil, puzzle, buku baca agama katolik, buku baca tentang budi pekerti, papan tulis, lemari buku, perlengkapan dapur hingga karpet,</p>
<p>Salfina selaku pelajar dari SD Inpres Kumurai, Kampung Amkum Distrik Derkoumur, Asmat mengatakan, &#8220;Saya senang kakak, jadi bisa belajar, bisa internet. Sudah besar saya mau jadi guru,&#8221; ujarnya kepada wartawan, Minggu (31/07).</p>
<p>Balai sosial ini selanjutnya dikelola dan dirawat oleh kepala kampung yang sehari-harinya digunakan anak-anak untuk bermain dan belajar bersama.</p>
<p>Sebagai pelajar di Kampung Amkum Distrik Derkoumur, Asmat, Arman dan Salfina hanyalah dua dari puluhan anak dikampungnya yang merasakan manfaat bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial.</p>
<p>Kegembiraan mereka bertambah karena pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022, kampung Erosaman menjadi salah satu tempat pelaksanaan peringatan HAN di Kabupaten Asmat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peduli Terhadap Pelajar, Personil Tagana Kemensos RI Masuk ke Sekolah dan Pesantren</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/peduli-terhadap-pelajar-personil-tagana-kemensos-ri-masuk-ke-sekolah-dan-pesantren/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 08:01:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Terhadap Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Personil Tagana Kemensos RI Masuk ke Sekolah dan Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=40951</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Yuli Editor : Redaksi &#160; &#160; &#160; Berantas.co.id,Majalengka, Dialog Sebagai <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/peduli-terhadap-pelajar-personil-tagana-kemensos-ri-masuk-ke-sekolah-dan-pesantren/" title="Peduli Terhadap Pelajar, Personil Tagana Kemensos RI Masuk ke Sekolah dan Pesantren" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Yuli</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id,Majalengka, Dialog</p>
<p>Sebagai upaya literasi kebencanaan, atau pengenalan mitigasi dan penanganan bencana sejak dini kepada para pelajar, Kementerian Sosial melaksanakan kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan Pesantren di Yayasan Al Mizan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Target kita, bagaimana mensosialisasikan penanganan bencana. Kita melakukan kegiatan-kegiatan literasi kebencanaan kepada para pelajar di sekolah dan pesantren,&#8221; ujar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin pada kegiatan TMS di Yayasan Al Mizan, Majalengka, Senin (25/4).</p>
<p>Tagana Masuk Sekolah atau Tagana Masuk Pesantren ini, disampaikan Pepen, merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Sosial, yang menyasar para pelajar di sekolah maupun pesantren.</p>
<p>&#8220;Mereka dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan penanganan bencana, sehingga nanti, anak-anak pesantren di sini, yang nanti akan kembali ke masyarakat, bisa menularkan ilmu ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Yayasan Al Mizan menjadi sekolah/pesantren pertama di Kabupaten Majalengka yang diberikan TMS. Selanjutnya, terdapat 9 sekolah/pesantren lainnya di Kabupaten Majalengka, yang juga akan diberikan literasi kebencanaan yang sama.</p>
<p>*Komisi VIII DPR RI Apresiasi Program TMS dan Pesantren*</p>
<p>Komisi VIII DPR RI mengapresiasi literasi kebencanaan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial, melalui Program TMS dan Pesantren.</p>
<p>&#8220;Kami sangat apreasiasi program ini. Kita selalu menekankan, gerakan literasi bencana, mensosialisasikan, serta mengedukasikan hal itu kepada masyarakat, terutama lingkungan sekolah, dan saya mengusulkan ke pesantren,&#8221; kata Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, yang turut hadir dalam kegiatan TMS.</p>
<p>Atas dasar hal itu, Maman Imanul Haq, yang juga Ketua Yayasan Al Mizan tersebut, lantas mengusulkan para pelajar di yayasan yang bersangkutan untuk diberikan literasi kebencanaan oleh personel Tagana.</p>
<p>Menurutnya, edukasi melalui TMS ini sangat efektif, lantaran masyarakat Indonesia tidak bisa dibiarkan hanya menunggu takdir, lalu bencana muncul. &#8220;Harus ada edukasi, bahwa bencana ini sebenarnya bisa diminimalisir. Kita tidak bisa menolak bencana, tapi bisa meminimalisir bencana,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Maka, diakuinya, kehadiran Tagana memberikan edukasi dan pelatihan, menjadi sangat penting, &#8220;Sehingga, seperti di Al Mizan ini, nantinya, mereka akan membagikan kembali pengetahuan mereka akan kebencanaan di tengah masyarakat yang lebih luas,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kementerian Sosial memberi pemahaman dan meningkatkan kemampuan Anak Usia Sekolah dengan berbagai pengetahuan tentang menyelamatkan diri, mengenali rambu evakuasi, berkomunikasi untuk minta tolong atau mencari bantuan, menenangkan diri sendiri dan temannya ketika terjadi bencana dan mengenali sistem sumber dan tahu untuk mengaksesnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
