<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sayuran Asal China Banjiri Indonesia &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/sayuran-asal-china-banjiri-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2020 06:32:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Impor Melonjak 219 Persen, Sayuran Asal China Banjiri Indonesia</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/impor-melonjak-219-persen-sayuran-asal-china-banjiri-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 06:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Impor Melonjak 219 Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Sayuran Asal China Banjiri Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=19297</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Rony Editor : Redaksi Berantas.co.id-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/impor-melonjak-219-persen-sayuran-asal-china-banjiri-indonesia/" title="Impor Melonjak 219 Persen, Sayuran Asal China Banjiri Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Rony</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>Berantas.co.id-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor komoditas sayuran asal China membanjiri Indonesia selama bulan lalu. Nilainya mencapai USD75,37 juta, melonjak 219,31% atau tiga kali lipat dibandingkan Maret 2020 yang hanya USD23,60 juta.</p>
<p>“Jadi Sayuran di sini itu maksudnya yang paling banyak adalah bawang putih asal China,” papar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Jumat (15/5/2020).</p>
<p>Selanjutnya, kata Suhariyanto, impor perangkat optik, fotografi, sinematografi, dan medis dari China juga meningkat 92,49%, dari USD38,80 juta di Maret 2020 menjadi USD74,69 juta di April 2020.</p>
<p>Suhariyanto mengatakan, impor dari China naik sebesar USD762,3 juta. China dalam hal ini menjadi kontributor kenaikan impor nonmigas berdasarkan negara pada April 2020, dibandingkan dengan negara lain.</p>
<p>“Kenaikan impor dari China ini menunjukkan recovery dari negara itu sudah berjalan cukup bagus,” katanya.</p>
<p>Suhariyanto menambahkan, selain China, impor dari Kanada juga mengalami kenaikan pada April sebesar USD84,1 juta, Brasil naik USD80,6 juta dan Amerika Serikat tumbuh USD28, 8 juta secara bulanan.</p>
<p>Sementara impor dari Malaysia, Hong Kong, dan Swiss mengalami penurunan masing-masing USD 155,3 juta, USD 135,1 juta, dan USD 120,4 juta. Secara kumulatif sejak Januari-April 2020, impor mencapai USD 51,71 miliar, turun 7,78%.</p>
<p>“Sementara total impor dari ASEAN mencapai USD9,19 miliar, sedangkan dari Uni Eropa mencapai USD8,22 miliar,” imbuhnya.</p>
<p>BPS mencatat impor nonmigas mengalami penurunan tipis, yakni sebesar 0,53% (mtm). Pada Maret 2020, impor nonmigas tercatat sebesar USD11,75 miliar, dan turun menjadi USD11,68 miliar pada April lalu.</p>
<p>Sedangkan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi penurunan tipis sebesar 11,24%. Pada April 2019, angka impor nonmigas mencapai USD13,16 miliar dan turun menjadi USD11,68 miliar April tahun ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
