<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tatang Zaenudin: Kapolri Segera Usut Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/tatang-zaenudin-kapolri-segera-usut-penggunaan-gas-air-mata-di-stadion-kanjuruhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Oct 2022 14:29:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Tatang Zaenudin: Kapolri Segera Usut Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/tatang-zaenudin-kapolri-segera-usut-penggunaan-gas-air-mata-di-stadion-kanjuruhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 14:29:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Tatang Zaenudin: Kapolri Segera Usut Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=46998</guid>

					<description><![CDATA[_rilis resmi DPP FWJ Indonesia_ Editor : redaksi &#160; &#160; Berantas.co.id, JAKARTA <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/tatang-zaenudin-kapolri-segera-usut-penggunaan-gas-air-mata-di-stadion-kanjuruhan/" title="Tatang Zaenudin: Kapolri Segera Usut Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>_rilis resmi DPP FWJ Indonesia_</p>
<p>Editor : redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berantas.co.id, JAKARTA | Indonesia berduka&#8230; Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur kini sisahkan kepiluan dan keprihatinan semua pihak.</p>
<p>Insiden terjadinya tragedi berdarah usai kekalahan skor 2-3 Arema FC versus Persebaya. Suporter Arema memasuki lapangan karena timnya kalah.</p>
<p>Insiden itu dengan sigap direspons polisi dengan mengadang dan menembakkan gas air mata.</p>
<p>Gas air mata itu ditembakkan tidak hanya kepada suporter yang memasuki lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu kepanikan suporter.</p>
<p>Akibatnya, massa penonton berlarian dan berdesakan menuju pintu keluar, hingga sesak nafas, penumpukan massa, dan terinjak-injak.</p>
<p>Relawan yang terjun ke RSUD Dr. Saiful Anwar, Nelly, mengatakan rumah sakit akhirnya mencetak gambar jenazah untuk memudahkan identifikasi oleh keluarga.</p>
<p>Kegaduan berawal dari Aremania melemparkan sejumlah flare dan benda-benda lain ke area lapangan. Dua unit mobil polisi menjadi sasaran amukan suporter. Mobil K9 terbakar dan unit lainnya rusak parah dengan posisi miring.</p>
<p>Petugas keamanan setempat sudah berusaha mencegah kericuhan yang terjadi di Sadion Kanjuruhan. Namun, karena jumlahnya tak sebanding, petugas akhirnya menembakkan gas air mata sehingga membuat suporter sulit bernapas dan pingsan.</p>
<p>Peristiwa berdarah itu mendapat respon memdalam dari Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin. Dia menyebut tragedi di Peru tahun 1964 telah menjadi bayangan hitam dalam persepakbolaan dunia.</p>
<p>Kala itu, keputusan Wasit dan penanganan aparat Kepolisian yang tidak profesional sehingga mengakibatkan 328 orang meninggal dunia.</p>
<p>Kini Indonesia kembali mengalami hal yang sama. Tragedi Malang ini adalah insiden berdarah ke 2 dan terbesar didunia. &#8220;Kata Tatang melalui siaran pers nya, Minggu (2/10/2022).</p>
<p>Hal itu kata Tatang, dirinya berduka yang mendalam, bahkan dia mengatakan kejadian tersebut akibat dari kebodohan penanganan aparat Kepolisian yang tidak Profesional.</p>
<p>Indonesia mencatat, baru diketahui yang meninggal dunia berjumlah 174 orang, dan mungkin bisa bertambah. Semua berawal dan disebabkan gas air mata.</p>
<p>&#8220;Ingat Aturan FIFA, aparat Kepolisian dilarang membawa gas air mata ke Lapangan dan senjata api, bahkan senjata tajam. Disini inti penyebabnya adalah aparat Kepolisian yang harus bertanggungjawab. &#8220;Ungkapnya.</p>
<p>Mantan Deputi Basarnas RI ini pun minta Kapolri mengambil sikap tegas dan melakukan investigasi atas pelanggaran penggunaan gas air mata di dalam stadion.</p>
<p>&#8220;Saya minta Kapolri segera tuntaskan pelanggaran penggunaan gas air mata yang dilakukan anggota kepolisian Polda Jabar. Sekaligus memeriksa cairan jenis apa dalam kandungan gas air mata yang disemprotkan kepada penonton. &#8220;Tegas Tatang.</p>
<p>Sebelumnya data BPPD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Jawa Timur pada pukul 10.30 wib menyatakan korban jiwa telah bertambah menjadi 174 orang.</p>
<p>Dijelaskannya, saat ini total ada 11 orang luka berat. Sementara sudah ada 298 orang lainnya luka ringan. Pihaknya juga mengatakan ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.</p>
<p>Mengutip BBBC Newa Indonesia, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang adalah “hari gelap” dalam sepak bola sementara klub-klub Liga Primer Inggris mengungkap duka atas tragedi yang sejauh ini menyebabkan 174 orang meninggal dan sekitar 300 luka-luka.</p>
<p>Kerusuhan terjadi setelah laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya usai, pada Sabtu (1/10) petang.</p>
<p>“Dunia sepak bola terkejut menyusul insiden tragis. &#8220;kata Infantino.</p>
<p>Sejumlah klub Liga Primer, termasuk Arsenal, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur – melalui cuitan – mengungkap “duka mendalam” atas tragedi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
