<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ustazah Caca: Saya Ikhlas mengamalkan ilmu Saya Untuk Masyarakat &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/ustazah-caca-saya-ikhlas-mengamalkan-ilmu-saya-untuk-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2020 18:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2026/09/cropped-BR_copy_295x63-32x32.jpg</url>
	<title>Ustazah Caca: Saya Ikhlas mengamalkan ilmu Saya Untuk Masyarakat &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ustazah Caca: Saya Ikhlas mengamalkan ilmu Saya Untuk Masyarakat</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/ustazah-caca-saya-ikhlas-mengamalkan-ilmu-saya-untuk-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 18:50:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ustazah Caca: Saya Ikhlas mengamalkan ilmu Saya Untuk Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=18494</guid>

					<description><![CDATA[Editor : Redaksi Penulis : Iyan &#160; Berantas.co.id,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Editor : Redaksi</p>
<p>Penulis : Iyan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Berantas.co.id, Jakarta</em> </strong>&#8211; Banyak guru mengaji di Indonesia yang ikhlas dan fenomenal, akan tetapi kali ini kami akan membahas satu profil guru ngaji yang luar biasa tawadhu.</p>
<p>Guru ngaji tersebut berada di selatan Jakarta, dalam kondisi sulit dan bagaimana pun beliau ikhlas memberikan ilmunya untuk anak anak disekitar kediamannya.</p>
<p>Ibu tiga anak ini biasa di panggil Mpo Enca, di ketahui menjadi guru ngaji di pinggiran Jakarta hampir 20 tahun, tak satupun perhatian pemerintah setempat memberikan bantuan.</p>
<p>Almarhum suami melarang keras untuk memungut bayaran walaupun dalam kondisi sesulit apapun, ikhlas saja ucap sang almarhum suami H. Matsani.</p>
<p>Para orang tua hanya sepakat untuk patungan membayar membayar listrik alakadarnya, terkadang itupun sulitnya bukan main.</p>
<p>Bahkan sempat saking susahnya pernah hanya memasak nasi akik( nasi kering yang dimasak kembali) untuk bertahan hidup, tapi beliau tetap bersyukur karena Allah masih diberikan Rejeki yang halal kepadanya.</p>
<p>Wanita paruh baya ini beralamat di Jl. H. Amsar RT 3/4 Kampung Ciganjur, Kelurahan Cipedak Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan.</p>
<p>kami awak media, Mendengar ucapan tersebut miris, ditengah glamournya ibu kota dan besarnya APBD DKI  suatu hal yang kontradiktif melihat  tersebut masih ada seorang guru ngaji yang masih hidup miskin.</p>
<p>Ustazah Caca ini, mengatakan &#8221; Saya Ikhlas mengalkan ilmu saya untuk masyarakat&#8221;, karena ini adalah ladang amal jariah.</p>
<p>Sempat dianjurkan oleh para tetangga untuk membuat proposal bantuan majlis ta&#8217;lim, akan tetapi beliau tetap tidak mau, ditakutkan ada kecurigaan yang sangat menyalah gunakan proposal tersebut.  Sungguh satu hal yang sangat luar biasa dimiliki guru ngaji ini.</p>
<p>Wanita paruh Baya ini diketahui Pernah mengenyam pendidikan di MTSN 1 dan  MAN 1 dengan Conversation bahasa Arab dengan tingkat sedang dan Ilmu kalam Imla yang luar biasa.</p>
<p>Beliau juga hafal banyak hadist dan Ayat ayat Al qur&#8217;an. Di tengah kehidupan yang sulit ini, ustadzah hanya bermunajat kepada Allah agar selalu di berikan kesehatan dalam menyebarkan ilmu yang dia miliki.</p>
<p>Nasib guru selalu miris, walaupun Anggaran pendidikan sangat besar tetap saja masih ada beberapa guru yang hidupnya sangat memprihatinkan.</p>
<p>Harusnya para guru mengaji baik TPA, lekar ataupun majelis Ta&#8217;lim yang formal maupun non formal mendapat tunjangan dari pemerintah karena mereka adalah pilar Instrumen dalam mencerdaskan anak bangsa.</p>
<p>Dengan tulisan ini berharap agar pemerintah memperhatikan Ustazah Sa&#8217;diyah (Caca) agar nasibnya tidak semiris itu, bahkan menurut kami ustadzah ini layak di berikan haji/ umroh gratis oleh pemerintah Republik Indonesia karena pengabdiannya untuk bangsa dan negara tercinta.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
