<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wanita Ngamuk Sambil Bawa Anjing di Masjid Sentul &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/wanita-ngamuk-sambil-bawa-anjing-di-masjid-sentul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jul 2019 00:47:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Wanita Ngamuk Sambil Bawa Anjing di Masjid Sentul, Begini Nasib SM</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/wanita-ngamuk-sambil-bawa-anjing-di-masjid-sentul-begini-nasib-sm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2019 00:47:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Begini Nasib SM]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita Ngamuk Sambil Bawa Anjing di Masjid Sentul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=10844</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Tim Editor : Redaksi Berantas.co.id, BOGOR – Kepolisian Resort (Polres) <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/wanita-ngamuk-sambil-bawa-anjing-di-masjid-sentul-begini-nasib-sm/" title="Wanita Ngamuk Sambil Bawa Anjing di Masjid Sentul, Begini Nasib SM" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Tim</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p><strong>Berantas.co.id, BOGOR –</strong> Kepolisian Resort (Polres) Bogor telah mengamankan SM (52), wanita yang mengamuk dan membawa anjing ke Masjid Al-Munawwarah, Sentul City, Minggu (30/6/6/2019).</p>
<p>Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, SM memasuki Masjid Al Munawaroh sambil membawa anjing lantaran hendak mencari suaminya.</p>
<p>“Atas kejadian tersebut oleh jamaah. SM diusir keluar masjid dan tidak lama kemudian petugas polsek yang datang ke TKP mengamankan pelaku,” katanya kepada awak media, Minggu (30/6).</p>
<p>Ita mengungkapkan, SM kemudian dibawa ke Polres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>“Polres Bogor sudah kumpulkan empat orang saksi dari DKM dan jamaah Masjid Al Munawaroh untuk diperiksa,” ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya, polisi menduga, wanita yang mengamuk dan membawa anjing itu mengalami depresi dan stress.</p>
<p>Hal itu didasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan polisi terhadap wanita tersebut.</p>
<p>Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memastikan lantaran ada ahli sendiri yang berhak menentukannya.</p>
<p>“Dari keterangan, Ibu ini depresi. Namun, yang berhak mengatakan ini ahli,” ungkap Kapolsek Babakan Madang, Wawan Wahyudin.</p>
<p>Indikasi lain bahwa wanita yang belum diketahui indentitasnya itu stress adalah tidak sadar dengan perbuatannya.</p>
<p>https://youtu.be/E5_2IjDUpRY</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebab dalam melakukan tindakannya, tidak dalam keadaan sadar kalau dia sedang marah-marah,” kata Wawan.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, seorang wanita mengamuk di Masjid Al-Munawwarah, Sentul City, dan terdengar ucapan dari si wanita yang menyinggung soal perkawinan.</p>
<p>Namun akhirnya keributan terjadi lantaran petugas masjid berusaha mengamankan wanita itu lantaran membawa seekor anjing ke dalam masjid.</p>
<p>“Saya Katolik,” ucap wanita itu.</p>
<p>Tampak anjing yang diduga piaraannya mondar-mandir mengikutinya.</p>
<p>Bukan itu saja, wanita itu juga tidak melepas alas kakinya ke dalam masjid yang jelas-jelas suci.</p>
<p>Video itu beredar di media sosial dan memicu perbincangan toleransi beragama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
