ACTUALBeritaNASIONAL

AWDI VERSI KONGRES GEDUNG JUANG 45 TERUS KAWAL PENGESAHAN DAN PENGUKUHAN LEGALITAS PP-PPKRI 2026

×

AWDI VERSI KONGRES GEDUNG JUANG 45 TERUS KAWAL PENGESAHAN DAN PENGUKUHAN LEGALITAS PP-PPKRI 2026

Sebarkan artikel ini

Editor redaksi

Berita DPP AWDI

*Jakarta, 19 September 2026*

 

 

 

 

Berantas.co.id, Jakarta – Pengurus Pusat Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PP-PPKRI) melaksanakan agenda pengesahan badan hukum dan pembacaan struktur kepengurusan baru di Resto Kaje Pakage, Jalan Cipinang Cempedak I/17, Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut turut mendapat pendampingan dan dukungan publikasi dari Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI). Pembacaan struktur Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PP-PPKRI, Carsim, di hadapan para pinisepuh dan jajaran pengurus PP-PPKRI Pusat.

*Eko Darmawan: Melanjutkan Organisasi Sejarah*

Ketua Umum terpilih PP-PPKRI, Eko Darmawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pengurus terdahulu, di antaranya Dedie Sutisna dan Jock Harris.

Eko menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan dimaksudkan untuk mengambil alih organisasi, melainkan sebagai upaya melanjutkan keberadaan organisasi yang memiliki sejarah perjuangan agar tetap dapat dikenang dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Menurut Eko, pihaknya terus melakukan komunikasi dan membangun hubungan dengan para pinisepuh PP-PPKRI yang sebagian telah berusia lanjut. Bersama jajaran pengurus pusat, pihaknya juga melakukan pembenahan manajemen organisasi serta penataan legalitas sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku.

Ia menyampaikan bahwa proses tersebut sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar.

*Ketum AWDI Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan*

Sementara itu, Ketua Umum AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, yang turut berperan dalam bidang penerangan dan publikasi PP-PPKRI, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa PP-PPKRI merupakan organisasi yang berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa sehingga keberadaannya perlu dijaga dan dilestarikan.

Menurut Budi, nilai-nilai perjuangan dan patriotisme perlu diperkenalkan kepada generasi muda agar semangat kebangsaan tetap terpelihara.

Budi juga mengajak para sesepuh PP-PPKRI untuk memberikan arahan dan masukan terhadap pembenahan kepengurusan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

_“Mengumpulkan yang berserak, mengajak dan menghimpun yang tertinggal, sehingga tetap menjadikan kita sebagai bangsa dan masyarakat pejuang NKRI yang tangguh dengan kebhinnekaannya,”_ ujar Budi dalam sambutannya.

*Pesan Para Pinisepuh*

Pesan tersebut mendapat sambutan dari jajaran dewan penasihat dan para pinisepuh PP-PPKRI yang hadir.

Salah seorang anggota dewan penasihat menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yang telah diberikan amanah dapat menjalankan tugas secara jujur, ikhlas, dan penuh dedikasi sesuai dengan nilai-nilai yang diwariskan para pejuang dan pendahulu bangsa.

Ia juga mengajak seluruh jajaran organisasi untuk memperbaiki berbagai persoalan internal dan membangun kembali organisasi dengan berpegang pada kebenaran serta kepentingan masyarakat.

*AWDI Dorong Persatuan dan Edukasi Masyarakat*

Pada penghujung acara, Budi Wahyudin Syamsu menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinnekaan di tengah perkembangan situasi nasional.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program pemerintah yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat, sekaligus mendorong pembenahan aset, pemberantasan korupsi, peningkatan penegakan hukum, serta edukasi masyarakat dalam menghadapi informasi yang tidak benar atau hoaks di media sosial.

Menurut Budi, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah persatuan dan kebhinnekaan.

*Struktur Kepengurusan PP-PPKRI*

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan struktur kepengurusan baru PP-PPKRI yang disebut telah memperoleh SK Kementerian Hukum tahun 2026, dengan susunan antara lain:

– Eko Darmawan – Ketua Umum
– Jock Aries Rahardjo – Ketua I
– Carsim – Sekretaris Jenderal
– Darsilah – Wakil Sekretaris Jenderal
– Sakilah Atikah – Bendahara Umum
– Holillah – Bendahara I
– Minanto Sanjaya – Bidang Kelembagaan
– Dedie Sutisna, S.E. – Ketua
– Abdul Basir – Anggota Pengawas
– Basirun Sutana – Anggota Pengawas

Adapun para pinisepuh dan tokoh yang hadir antara lain Dedie Sutisna, S.E., Siti Hamidah, http://S.Kom., Abah Sakim bin Abdul Wahab, R.A., Purwiyanti, H. Salamun Diningrat, Kol. Edy Sarwoto, dan Mbah Harismun.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen untuk terus melakukan pembenahan organisasi serta menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.