Penulis : Yuli
Editor : redaksi
Berantas.co.id, Palembang, Sumatera Selatan – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman berintensitas tinggi, Satbrimob Polda Sumsel menggelar latihan bersama simulasi tanggap darurat dengan PT PLN (Persero) Induk Sumbagsel. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, di Kantor PT PLN Induk Sumbagsel di Jalan A. Rivai, Palembang.
Simulasi ini mencakup tiga skenario utama: kerusuhan massa, penyelamatan sandera, dan penanganan bahan berbahaya. Skenario dimulai dengan simulasi kerusuhan massa di kantor PLN, diperankan oleh Dalmas Satpam PLN. Selanjutnya, Tim Wanteror Brimob melakukan aksi penyelamatan sandera dengan taktik operasi cepat. Simulasi terakhir melibatkan Tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Brimob dalam penanganan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak serta asap kimia berbahaya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Feryanto, S.H., didampingi Pasi Ops Den Gegana, AKP Dedy Wijaya. Para pimpinan PT PLN Induk Sumbagsel turut hadir menyaksikan jalannya simulasi, yang dirancang untuk menguji kesiapan dan sinergi antara Brimob Sumsel dan PLN dalam menghadapi situasi darurat.
Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Susnadi, S.I.K., yang memantau kegiatan ini dari lokasi terpisah, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran simulasi tersebut. “Simulasi ini adalah langkah positif dalam menjaga kesiapsiagaan dan mempererat hubungan antara Brimob dan PLN. Tetap semangat, jaga komunikasi yang baik, dan terus tingkatkan silaturahmi dengan instansi di wilayah Palembang,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan koordinasi antara instansi keamanan dan mitra strategis dalam menghadapi potensi ancaman di masa depan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan pekerja di lingkungan PT PLN Induk Sumbagsel.





