Mafia Gas Suntikan di Srengseng Kembangan Aragon “Kebal Hukum” berani Melecehkan Media

Penulis tim

Editor REDAKSI

 

Berantas.co.id, Jakarta – Tim Investigasi media menemukan sebuah Agen pangkalan gas elpiji 6 kg dan 12 kg dari hasil suntikan gas melon 3 kg hari selasa ( 25/6 ).

Penanggung jawab pangkalan gas Elpiji 6 dan 12 kg mengaku bernama hombing juga sebagai pemain gas melon 3 kg yang di suntikan ke gas 6 d 12 kg juga mengakui gas yg di jualnya berasal dari rumpin Bogor yang di kelola oleh Asep alias robin, dan belum lama ini melakukan pengancaman terhadap awak media di Rumpin Bogor yang mendapatin mobil bermuatan gas ilegal dan awak media di ancam mau di bunuh mengunakan golok dan kasus ini sudah di laporkan ke Polsek rumpin dan masih berproses., yang mengaku bernama hombing dan Yudha ketika Tim investigasi konfirmasi mengatakan bahwa gas hasil suntikan yang di jualnya berasal dari rumpin Bogor yang di kelola oleh Asep alias robin. Kami sudah lama jual gas 6 kg dan 12 kg hasil suntikan dengan aman dan nyaman karena sudah berkoordinasi semuanya, terang hombing baik APH dan Dinas terkait. dengan arogan hombing mempersilahkan tim investigasi media jika ingin menaikkan pemberitaan. Naikkan sebanyak banyaknya ga ada masalah kita tunggu.

Pelaku pengoplosan atau pedagang gas oplosan sangat merugikan warga masyarakat karena yang di suntikan dari gas 3 kg untuk rakyat miskin ternyata di pakai untuk di suntikkan ke tabung gas 6 kg dan 12 kg demi mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan dampak yang terjadi di masyarakat.

Tim investigasi akan melaporkan tindakan yang melanggarnya hukum ini ke Kapolres Jakarta Barat, Kapolda metro jaya, Kabareskrim dan kementrian perdagangan agar mendapat perhatian serius dan di tindak lanjuti. Hingga warga masyarakat miskin bisa menikmati gas subsidi dari pemerintah.

Bersambung…..