<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hanya 1 yang Sama &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/hanya-1-yang-sama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2020 13:28:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Menristek: 8 Genom Virus Corona di Indonesia Tak Masuk Kategori yang Ada di Dunia, Hanya 1 yang Sama</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/menristek-8-genom-virus-corona-di-indonesia-tak-masuk-kategori-yang-ada-di-dunia-hanya-1-yang-sama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 13:28:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Hanya 1 yang Sama]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Menristek: 8 Genom Virus Corona di Indonesia Tak Masuk Kategori yang Ada di Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=19940</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Rony Editor : Redaksi BERANTAS.CO.ID &#8211; Hasil pengurutan genom virus <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/menristek-8-genom-virus-corona-di-indonesia-tak-masuk-kategori-yang-ada-di-dunia-hanya-1-yang-sama/" title="Menristek: 8 Genom Virus Corona di Indonesia Tak Masuk Kategori yang Ada di Dunia, Hanya 1 yang Sama" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Rony</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>BERANTAS.CO.ID &#8211; Hasil pengurutan genom virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yang sudah dikirim ke bank data global, ternyata virus corona yang beredar di Indonesia hanya satu yang sama dengan virus yang beredar di Eropa.</p>
<p>Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, ada satu virus di Indonesia yang masuk kategori G. Kategori G itu adalah virus yang berkembang di wilayah Inggris atau Eropa.</p>
<p>&#8220;Satu itu memang masuk kategori G. Kategori G itu dianggap adalah virus yang seolah-olah berasal atau berkembang di Inggris atau di Eropa tepatnya,&#8221; katanya melalui video yang disiarkan di YouTube pada Rabu 27 Mei 2020.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah mengirimkan sembilan hasil pengurutan genom dari virus corona tipe SARS-CoV-2 yang beredar di Indonesia ke GISAID, yang mengelola bank data hasil pengurutan genom virus SARS-CoV-2 dari seluruh dunia.</p>
<p>Hasil pengurutan genom SARS-CoV-2 yang sudah dikirim ke GISAID meliputi tujuh hasil pengurutan genom yang dilakukan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan dua hasil pengurutan genom yang dilakukan oleh Universitas Airlangga Surabaya.</p>
<p>Bambang mengatakan bahwa delapan dari sembilan hasil pengurutan genom virus corona yang sudah dikirimkan ke GISAID masuk dalam kategori others, di luar tiga kategori utama SARS-CoV-2 yang ditentukan oleh GISAID yakni S, G, dan V.</p>
<p>Pengurutan genom virus SARS-CoV-2 di Indonesia masih terus dilakukan. Lembaga Eijkman menargetkan 100 hasil pengurutan genom virus SARS-CoV-2 yang bersirkulasi di Indonesia.</p>
<p>Pengurutan genom diperlukan untuk memahami karakter virus penyebab COVID-19 yang ada di Indonesia dan asal virus itu, serta mengembangkan vaksin dan obat spesifik COVID-19.</p>
<p>&#8220;Kita mulai memperbanyak whole genom sequencing (pengurutan genom menyeluruh) untuk mempelajari karakter virus yang bersirkulasi di Indonesia,&#8221; kata Bambang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
