<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penjelasan Polda &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/tag/penjelasan-polda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2019 18:39:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Penjelasan Polda, VIRAL Video Pelaku Curanmor Dipegangi lalu Ditembak Polisi dari Jarak Dekat</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/penjelasan-polda-viral-video-pelaku-curanmor-dipegangi-lalu-ditembak-polisi-dari-jarak-dekat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 18:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Penjelasan Polda]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL Video Pelaku Curanmor Dipegangi lalu Ditembak Polisi dari Jarak Dekat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=11109</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Tim Editor : Redaksi Berantas.co.id, Lampung &#8211; Video yang memperlihatkan <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/penjelasan-polda-viral-video-pelaku-curanmor-dipegangi-lalu-ditembak-polisi-dari-jarak-dekat/" title="Penjelasan Polda, VIRAL Video Pelaku Curanmor Dipegangi lalu Ditembak Polisi dari Jarak Dekat" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Tim</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p><strong>Berantas.co.id, Lampung</strong> &#8211; Video yang memperlihatkan seseorang pelaku curanmor ditembak dari jarak dekat oleh seorang anggota polisi, beredar luas melalui pesan instan WhatsApp (WA).</p>
<p>Video yang berlokasi di Lampung tersebut merekam penangkapan pelaku curanmor oleh aparat kepolisian.</p>
<p>Dikutip dari Tribunlampung.co.id, Senin (8/7/2019), dalam video tersebut terlihat seorang pelaku curanmor dipegangi oleh dua orang pria.</p>
<p>Pelaku sempat memohon ampun setelah pria lainnya yang mengenakan kaus dan celana jins berhasil merampas senjata api yang ada di pinggang pelaku. Selanjutnya pria itu mengantongi senjata api tersebut.</p>
<p>Sementara tangan kanannya terus memegang senjata api jenis revolver. Pelaku pun hanya bisa pasrah.</p>
<p>Tiba-tiba, senjata api yang dipegang oleh pria itu diletuskan di kaki kanan pelaku.</p>
<p>Dikabarkan, setelah sempat menjalani pengobatan, pelaku itu meninggal dunia.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan bahwa pria berkaus tersebut merupakan anggota jajaran Polda Lampung yang tengah bertugas.</p>
<p>&#8220;Jadi anggota Polda Lampung sedang menjalankan Operasi Sikat Krakatau 2019 yang berlangsung 14 hari, dari tanggal 5 Juli hingga 20 Juli,&#8221; ungkapnya, Senin (8/7/2019).</p>
<p>Pandra menjelaskan, operasi ini menyasar pelaku yang merupakan target operasi kasus C3 (curat, curas, dan curanmor).</p>
<p>&#8220;Kemarin (dalam video) keberhasilan Polres Lampung Timur menangkap pelaku kambuhan yang sudah sering beraksi di luar kota dan sering menggunakan senjata api untuk melawan korbannya,&#8221; paparnya.</p>
<p>Pandra mengatakan, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada hari Sabtu, 6 Juli 2019.</p>
<p>Polisi saat itu mengejar pelaku curanmor bernama Muhammad Yoga Aditya (24) yang sudah menjadi target operasi.</p>
<p>&#8220;Dan secara kebetulan, pelaku bersama rekannya yang berhasil melarikan diri melakukan aksinya di depan Multimart (minimarket),&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Dan, anggota mendapati keduanya beraksi. Saat itu juga pelaku dipergoki membuang tembakan ke warga. Keadaan pun memanas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Warga menjadi panik lantaran pelaku melepaskan tembakan dan membawa parang.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, petugas melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku karena situasi sudah mendesak,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Pandra menegaskan, petugas terpaksa melepaskan tembakan karena dikhawatirkan pelaku dapat membahayakan.</p>
<p>&#8220;Pelaku ini membawa senjata api. Dari tangan pelaku didapati sebuah senjata api dan empat peluru aktif beserta satu selongsong peluru,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Pandra menuturkan, dari hasil pengembangan, pelaku sudah melakukan kejahatan di berbagai tempat.</p>
<p>&#8220;Yang sudah teridentifikasi yakni di Yosodadi, Metro Timur, dengan barang bukti Honda Beat merah putih. Lalu Sekampung, Lampung Timur, barang bukti Honda Beat silver,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pandra juga membenarkan bahwa pelaku tewas akibat tembakan di kakinya.</p>
<p>&#8220;Ya jadi dibawa ke rumah sakit Sukadana. Namun, keesokan harinya tanggal 7 Juli 2019, pukul 09.30 WIB, dinyatakan oleh tim medis meninggal dunia,&#8221; bebernya.</p>
<p>Terlepas apakah itu menyalahi prosedur atau tidak, Pandra menuturkan, saat ini tim Propam Polda Lampung melakukan pemeriksaan ke Lampung Timur.</p>
<p>&#8220;Tim Propam sedang ke sana untuk penyelidikan,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
