Kontributor : tile
Editor : Redaksi
Berantas.co.id Jakarta – Kembali prestasi pengungkapan pelaku kriminal bisa diungkap pihak Unit Reskrim Polsek Pancoran Polrestro Jakarta Selatan.
Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) berinisial MCU (13) menjadi korban penjambretan.
Satu ponsel miliknya dijambret ketika sedang dibonceng ibunya berinisial M (30) di flyover Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, (29/10).
Dua pelaku penjambretan kedapatan membawa senjata tajam saat beraksi di Flyover Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Senjata tajam berupa pisau dapur itu disimpan pelaku berinisial PS (27) di dalam tas selempang.
Kapolsek Pancoran Kompol Endang mengatakan, “Ada senjata tajam. Tapi tidak sempat dipakai karena sudah diamankan lebih dulu,” ujar Kapolsek di Makopolsek Pancoran, Rabu (06/11)
Kapolsek menambahkan, dari pengakuan tersangka, pisau tersebut dibawa untuk menjaga diri. PS dan rekannya MSS (24) ditangkap seusai menjambret ponsel milik seorang siswi SMP berinisial MCU (13) di flyover Kalibata.
Kanit Reskrim Polsek Pancoran Iptu Wahyudi mengatakan, korban sudah dibuntuti dari Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.
“Ketika sampai flyover Kalibata, korban dipepet oleh pelaku. Karena yang bawa perempuan, jalannya agak lambat,” ujar Wahyudi.
Setelah dipepet, pelaku langsung mengambil ponsel yang ada di genggaman MCU. Dalam keadaan panik, ibu korban meneriaki pelaku dengan sebutan perampok.
“Pelaku juga panik karena diteriaki, sampai dia menyerempet mobil,” ujar Wahyudi.
Satu pelaku berinisial PS ditangkap warga, sementara rekannya MSS melarikan diri.
Namun, hanya berselang beberapa menit, MSS berhasil diringkus.”Yang melarikan diri itu dikejar ojol (ojek online),”ujar Wahyudi.
