oleh

Jelang Hari Jadi Kota Depok ke 22, Digemparkan Adanya Dugaan Korupsi Satuan Kerja Damkar

Penulis: Yuli

Editor: Redaksi

 

 

Berantas.co.id, Depok,

Menyambut hari jadi Kota Depok ke-22, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah melakukan berbagai persiapan dari berbagai segi terkait rangkaian kegiatan dalam rangka hari jadi Kota Depok tersebut dari terbitnya Surat edaran nomor 003.3/114-Promentasi yang berisi tentang imbauan pada masyarakat tentang peringatan hari jadi ke-22 Kota Depok pada 27 April 2021.

Anehnya, jelang di hari jadinya Kota Depok yang ke 22 digemparkan dengan adanya permasalahan dugaan Korupsi Pengadaan Sepatu PDL di satuan kerja Damkar. Bermula seorang petugas Damkar di kota Depok menyuarakan soal dugaan korupsi di satuan kerjanya dengan membongkar dugaan korupsi pengadaan sepatu di damkar kota Depok.

Namun, Informasi yang dihimpun di lapangan Wali Kota Depok, Mohammad Idris angkat bicara soal dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

Idris mendukung penuh upaya pengusutan kasus tersebut melalui mekanisme yang berlaku. Selain itu Idris juga meminta semua pihak bersikap kooperatif agar kebenaran dapat terungkap.

Disisi lainnya, Kuasa Hukum Sandi Butarbutar singgung potensi keterlibatan Wali Kota Depok. Razman Nasution, kuasa hukum Sandi Butar Butar, meminta Wali Kota Depok Mohammad Idris ikut diperiksa dalam kasus itu. Proses hukum kasus tersebut sedang bergulir di Kejaksaan Negeri Depok dan Polres Metro Depok.
“Dari rangkaian cerita Saudara Sandi kepada kami, kami menduga ini melibatkan orang tertinggi di Kota Depok,” ungkap Razman dalam konferensi pers di kantornya, Senin (19/04) kmarin.

“Dan kalau ini terjadi, maka kami berharap, pimpinan tertinggi dimaksud, dalam rangka presumption of innocence (asas praduga tak bersalah), periksa Wali Kota Depok” ujarnya.(Red)

Comments

comments

News Feed