oleh

Pembekalan Jaring Intel, Dandim 0503/JB : Informasi Harus Relevan dan Tepat Waktu

Penulis : Redaksi

Berantas.co.id, Jakarta – Dandim 0503/JB Letkol Arh.R.Jatmiko Adhi,PC,SE,MI.Pol memberi pembekalan bagi Jajaran Jaring Intel 423. Sebelum memberikan pembekalan Letkol Arh. Jatmiko Adhi memperkenalkan dirinya sebagai Dandim 0503/JB yang baru menjabat pada 27 Februari 2019.

Dihadapan Jaring Intel ia menyampaikan meski baru menjabat dan Pemilu tinggal 22 hari lagi, saya harus membuat kondisi di Jakarta Barat (Jakbar) ini kondusif pada semua tahapan, baik tahapan kampanye terbuka, masa tenang, pemungutan suara, penghitungan sampai dengan pengumuman akhir.

“Saya harap Jaring Intel 423 memiliki semangat yang sama, agar kota ini akan tetap tenang, aman dan damai dalam penyelenggaraan Pemilu serentak. Sesuai namanya Intelijen yaitu berarti memiliki kecerdasan, saya rasa rekan-rekan disini memiliki kecerdasan yang lebih. Sehingga bisa masuk dalam Jaring Intel Kodim 0503/JB,” kata Letkol Jatmiko di Sport Center, Jelambar, Jakarta Barat, Rabu (27/03/2019).

Kecerdasan yang lebih ini justru digunakan untuk mengantisipasi, memprediksi dan memiliki daya kreatifitas yang lebih dibandingkan yang lain. Hal ini akan bermanfaat, apabila informasi yang disampaikan adalah informasi yang relevan dan tepat waktu, relevan tetapi tidak tepat waktu tidak ada manfaatnya, begitupun sebaliknya.

Selain pembekalan teknis, Letkol Jatmiko juga mengingatkan untuk pengecekan keaktifan anggota Jaring per wilayah. “Perlu juga membangun komunikasi yang terintegrasi kepada Jaring Intel dan staf Intel dan ini perlu diuji coba, sehingga informasi apapun di wilayah Jakarta Barat cepat tersampaikan. Bila dikaitkan dengan Pemilu nanti, di Jakarta Barat ada 6730 TPS per TPS itu ada 300 orang, berarti penduduknya sekitar 1.800.000, dengan keterbatasan ini. Peran serta Jaring Intel sangat besar dalam menjaga kondusifitas,” ucap Jatmiko yang merupakan Akmil 2001.

Kerawanan dalam menjelang Pemilu, tambah Jatmiko, itu terdapat pada angka golput yang besar dan perbedaan menang yang tipis. Ia tegaskan, bahwa TNI tidak akan mengarahkan kepada salah satu kandidat baik Pilpres ataupun Pileg, TNI-Polri harus netral sebab tak ada hak pilih dan juga kepentingan apapun dalam menentukan suara, tak peduli siapapun yang menang kita tetap merah-putih.

“Kalau di wilayah tidak terjadi apa-apa, artinya semua pihak sudah bekerja keras. Tetapi, apabila terjadi sesuatu maka hal itu perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Letkol Jatmiko juga mengingatkan, bahwa nantinya Jaring Intel akan dites berapa lama waktu reaksi dalam memberikan informasi, baik itu melalui simulasi maupun nyata. Berapa lama informasi sampai ke Kodim dan berapa lama Kodim menindaklanjuti laporan.

Pembekalan tersebut dihadiri Budiono selaku pengelola Sport Center sekaligus pembina Jaring Intel, Kasdim 0503/JB, Mayor Inf Muhammad Rizal, Pasi Intel Lettu Inf Sriyanto, Chandra mewakili Mitra Jaya Kodim 0503/JB, ketua Jaring Intel 423 Joseph Hutabarat, SH dan Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung.

Comments

comments

News Feed