Penulis : Joni Chan
Editor : Redaksi
BERANTAS.co.id, Sleman –
Prioritas pembangunan Kabupaten Sleman pada tahun 2023 meliputi delapan hal. Prioritas tersebut yaitu mengurangi kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta meningkatkan penerapan nilai-nilai budaya di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asekda Bidang Administrasi Umum Kabupaten Sleman, Kunto Riyadi dalam acara Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2023 di Aula Bappeda Kabupaten Sleman, Selasa (18/1). ”Berkenaan dengan hal tersebut pada kesempatan ini saya mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Sleman untuk menyusun Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah dengan tetap mempedomani skala prioritas, RPJMD dan Renstra masing-masing Perangkat Daerah,” kata Kunto.
Menurutnya, Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Sleman tahun 2023 ini merupakan momen yang sangat strategis dalam perencanaan pembangunan di Sleman. Melalui forum ini dapat mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang diarapkan mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis yang ada di Kabupaten Sleman serta mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat Sleman.
Pada tahun 2021, indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan suatu gambaran bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan juga menunjukkan hasil yang cukup bagus. Perkembangan capaian IPM Kabupaten Sleman menunjukkan pola yang semakin meningkat. IPM Kabupaten Sleman pada tahun 2020 tercatat sebesar 83,84 meningkat menjadi 84,00 pada tahun 2021. “Secara umum, perkembangan angka ini menggambarkan bahwa kualitas pembangunan manusia yang semakin membaik dari tahun ke tahu,” ujarnya.
Kunto menambahkan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Sleman juga semakin membaik. IKM merupakan indikator atas kondisi pelayanan publik yang diberkan oleh pemkab Sleman. Selama kurun waktu lima tahun 2017-2021 IKM Kabupaten Sleman terus meningkat. Pada tahun 2021, IKM Kabupaten Sleman tercatat sebesar 83,37 meningkat dari tahun 2020 sebesar 82,37.
Peningkatan ini merupakan hasil upaya Pemerintah Kabupaten Sleman memperbaiki fasilitas dan sarana pelayanan publik, inovasi pelayanan, meningkatkan kinerja sumber daya manusia dan meningkatkan kerjasama dengan membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Sleman, Dwi Anta Sudibya menjelaskan RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2023 merupakan pelaksanaan tahun ketujuh belas dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2006-2025 dan penjabaran tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. Bagi Perangkat Daerah, RKPD merupakan pedoman untuk menyempurnakan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) dalam rangka mempersiapkan PPAS dan Rencana Kerja Anggaran (RKA-PD) Tahun 2023.
Penyusunan RKPD Tahun 2023 adalah untuk memberikan arah pembangunan tahunan Kabupaten Sleman dan sinergitas program dan kegiatan di daerah, baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah DIY, dan Pemerintah Kabupaten Sleman maupun yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat.
“Dengan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RPJMD Kabupaten Sleman dan kondisi pandemi Covid-19 yang kita harapkan semakin melandai, maka indikasi Tema Pembangunan Tahun 2023 adalah meningkatkan daya saing dan perekonomian rakyat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman,” jelas Dibya.
Tema tersebut menurutnya merupakan bentuk respon dari Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap kondisi sosial dan ekonomi yang semakin membaik. Peningkatan daya saing dan perekonomian rakyat merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman dalam pemulihan dampak Pandemi Covid-19.
