Penulis : Rony
Editor : Redaksi
Berantas.co.id, Pada Hari Senin Tanggal 14 September 2020 Pada Pukul 10.10 WIB, Bertempat Di Ruang Rapat Komisi lll Gedung Nusantara ll Lantai 1 Komplek Parlemen DPR RI, Telah Berlangsung Raker Komisi lll Dengan Kapolri ( Diwakil Oleh Wakapolri RI ), Dipimpin Oleh Wakil Ketua Komisi lll A.Syahroni Wakil Ketua Komisi lll Fraksi Nasdem Dengan Agenda Pembahasan RKA/KL 2021. Rapat Bersifat Terbuka Untuk Umum.
*WAKAPOLRI*
Ada 1.413 satuan kerja di lingkungan polri dengan rincian masing-masing program sebagai berikut yang pertama program profesionalisme SDM polri sebesar 2, 401 triliun yang kedua penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar 596 triliun yang ketiga program modernisasi almatsus dan sarana prasarana polri sebesar 37,9 triliun yang tempat program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sebesar 17,07 triliun dan yang terima program dukungan manajemen sebesar 49, 159 triliun setelah dilakukan analisis data exercise terhadap pagu anggaran polri tahun anggaran 2021 serta memperhatikan rasio penggunaan anggaran dan capaian naja tahun sebelumnya maka alokasi pagu anggaran tersebut belum mencukupi kebutuhan minimal anggaran di lingkungan polri terutama yang bersumber dari rupiah murni di mana belanja barang telepon 81, 74% dari usulan Polri dengan belanja modal terpenting 84, 32% dari usulan polri berkaitan dengan hal tersebut mori telah mengusulkan tambahan anggaran yang murni pada penetapan pagu alokasi anggaran tahun anggaran 2021 kepada kementerian keuangan dan kementerian PPN Bappenas sesuai surat Kapolri nomor b 5 4 8 7 Romawi 8. Tanggal 2/.3 2020 sebesar 19, 668 triliun yang terdiri belanja barang sebesar 4,487 triliun dan belanja modal sebesar 15, 180 triliun dalam peran publik dan berikan rasa aman kepada masyarakat kami mohon dukungan pimpinan dan anggota badan anggaran DPR RI mendapatkan penambahan anggaran sumber rupiah murni pada penetapan alokasi anggaran anggaran 2200 sebesar 19,68 triliun satunya Pada kesempatan ini kami mohon dukungan penuh dari yang terhormat bapak pimpinan Ketua Komisi 3 dan seluruh anggota Komisi tiga agar usulan yang kami usulkan ini tambah ini bisa dipenuhi
*Supriansa Fraksi Gerindra*
Kami berharap yg telah disampaiakn tadi sudah memenuhi kebutuhan pokok kita dikomisi 3 tidak akan menghalangi itu krn utk kepentingan Masyarakat di bawah, Terkait Biaya pengamanan motor Gp 43 M T krn ini belum terlaksana saya kira bisa dialihkan ke Program Polri yg lebih mendesak Lagi.
*Dimyati Natakusumah Fraksi PPP*
Harapan Naiknya 19,6 T, Ya Pak dari 111 T, Saya Hanya ingin mengetahui berapa belanja Di Polri dan komposisinya utk kegiatan2 Polisi dibawah saya harap dipriotitaskan utk Asrama kantor dan Asramanya.. Betul2 Lebih Condong polisi di Garis bawah dan Kegiatan2 Kami dibawah tolong kami dilibatkan di daerah dapil utk sosialisai walauoun hanya sebgai Narsum .
*Didik Mukrianto Fraksi Demokrat# Jatim9*
Tahun-tahun Sekarang ini sangat extra Ordinary di negara kita ini yang membutuhkan 4 besar yang dalam hal ini juga salah satunya pilar dari penguatan atau upaya extra ini kita melihat Bagaimana peran Polri harus membantu negara ini dalam keterkaitan menangani persoalan Covid 19, dari paparan Pak Wakapolri tadi bahwa didalam 2021 ini khususnya yang berasal atau bersumber dari Rupiah murni kebutuhan belanja barang baru terpenuhi 81,7% dari usulan Polri begitu ya bawa kabur ia kemudian belanja modal baru terpenuhi 84,32% dari usulan Polri, kalau membaca dari perencanaan dari apa yang disampaikan Wakapolri di dalam paparannya ini kami sangat memahami betul bahwa pengajuan anggaran ini betul-betul harus mendapat dukungan sepenuhnya dari politik anggaran di negara ini karena peran Polri betul-betul diandalkan untuk menangani persoalan- persoalan yang ada di negara kita ini Dan Fraksi Demokrat Sangat mendukung Apa yang menjadi konsen dari kepolisian.
*Eva Yuliana Fraksi Nasdem #Jatreng5*
Bagaimana di Anggaran tahun 2021 nanti Bapak Mengalokasikan khususnya terkait dengan Bagaimana penanganan untuk covid 19 baik itu dalam pencegahan maupun kemudian dalam pengobatan atau penanganan ketika itu sudah positif di suatu daerah tertentu atau di daerah Seluruh Indonesia dan juga bagaimana penyerapan anggaran tahun 2020 di Tri wulanb, 3 bulan terakhir ini terkait dengan penyerapan anggaran itu apakah kemudian berpengaruh menjadi refocusing atau seperti apa atau kemudian ini nanti berpengaruh pada usulan tambahan di 2021 karena kita lihat ada beberapa sekian persen yang belum terpenuhi.
Kita dalam fungsi pengawasan Namun kita dalam beberapa hal kita bisa melakukan itu bersama- sama kalau secara makro secara makro kami dari Fraksi Partai Nasdem kami berharap agar anggaran Polri 2021 ini sesuai dengan blueprint jangka panjang maupun jangka pendek yang sudah ditetapkan dan Kami menganggap anggaran Polri 2021 dan kemudian usulan-usulan tambahannya Kami merasa itu Kita patut untuk mendukung dengan segala pertimbangan
*Wihadi Wiyanto Fraksi Gerindra# Jatim9*
Tentang profesionalisme SDM saya mendukung Masalah ini karena memang kalau kita melihat Jangan melihat polisi itu hanya yang di kotak saja polisi yang di desa ini kadang-kadang juga menyedikan kadang-kadang mereka itu juga terhadap masalah teknologi dan segala macam itu mereka juga masih Gagap nah ini Jadi jangan hanya kita bicara mengenai masalah SDM yang ada diperkotaan saja, yang di daerah pun perlu dipikirkan dalam hal ini Tentang Jenjang Pendidikan Jangan sampai Terkesan Polisi2 Tertentu saja.
Dan apakah ini anggaran ini bisa dimanfaatkan semua kemungkinan yang terjadi penyelidikan penyidikan tetapi tidak berujung kepada penuntutan tetapi anggaran luar ini jangan sampai dimanfaatkan hanya untuk hal-hal yang mungkin bisa saja terjadi kriminalisasi kemudian setelah itu maksudnya hilang tapi anggarannya kan Jalan terus di sini pak Kenapa Polri bisa mencanangkan sampai 5,49 triliun ini yang ini yang harus kita berapa untuk Pidsus berapa untuk Pidum berapa ..? Contoh saja untuk narkoba sekarang saya sering sekali mendengar laporan bahwa yang namanya penangkapan narkoba, penangkapan narkoba sekarang yang masuk kepenuntutan sering selesai di situ saja tetapi kasus ini berjalan dan angka anggaran dalam hal itu terus berjalan, Di dapil saya Polres Tuban saya Harap kan Ada Polairnya.
*Ichsan Sulistyo Fraksi PDI Perjuangan#Banten2*
Pendukung Polda Kaltim dan koda penyangga Pak saya mengusulkan Pak Kebetulan saya tiba di Panja RUU Cipta kerja ini ada program di mana akan ada Tutup Bapak bekerja sama dengan Pak ada yang namanya program nanti kalau disetujui oleh Panja Baleg untuk membiayai ibukota negara Jadi kalau Bapak mungkin memasukkan bisa masuk kerja sama mereka saja di 1 blueprint gitu Pak ibukota negara itu Ibukota presidennya pemerintahannya kepolisiannya Kejaksaan aja semua kan ada di situ Pak jadi bapak bisa keluarkan ini dari tanggung jawab anggaran Bapak didalam satu paket itu pak Mungkin itu salah satu jalan keluar untuk bagaimana menyelesaikan kalau juga ibu kota negara.
*Mohamad Rano Fraksi PKB #Banten3*
Utk catatan Anggaran Utk Narkoba Saya lihat di catatan yang sebelumnya ada 30.000 sekian perkara kasus naik sekarang ini targetnya Bapak sekitar 20 ribuan kalau kurang lebih , Nah harusnya Saya berharap dalam kaitan pemberantasan narkoba tetap harus ditingkatkan Bapak.
*Syarifudin Suding Fraksi PAN#Sulteng*
Kepolisian itu kurang apa namanya tidak tidak apa cepat tanggap ya sehingga terjadi pembakaran di sana sini apa dan sebagainya dan peran peran intelijen ini yang menurut saya perlu dimaksimalkan Sama halnya kemarin terjadi penusukan terhadap Ustad Ali Jaber seharusnya ketika peran intelijen ini dimaksimalkan Saya kira tidak mungkin terjadi hal seperti itu kan begitu dalam kaitan masalah ini Pak Wakapolri.
Pilkada 2020 menjadi pertaruhan apalagi dalam kondisi negara kita saat ini peran intelijen betul-betul dimaksimalkan dalam rangka untuk mengantisipasi adanya apa namanya eskalasi eskalasi yang akan muncul menyambut Pilkada di tahun 2020 ini dan sekali lagi juga saya berharap bahwa institusi kepolisian tetap dalam posisi Netral dalam mengawal pesta demokrasi kita di tahun 2020
*Arteria Dahlan Fraksi PDI Perjuangan#JatimVI*
Kami selalu Mendukung Tanpa receiver Politik Anggaran Polri Maupun kebijakan-kebijakan Termasuk Juga kerja-kerja kepolisian inilah keberpihakan atau Politik Afirmasinya PDIP Perjuangan Terhadap Polri karena kita sadar betul bahwa Polri ini memang memiliki tugas-tugas yang multi spektrum Anggaran.
*Santoso Fraksi Demokrat#Jakarta3*
Dari 125 kemudian disetujui jadi 111 yang disetuji, usulan berikutnya menjadi 119 ini memang angkanya tidak signifikan tapi saya menilainya ke tidak profesional Polri seharusnya yang sudah ada saja yang dipertahankan seharusnya jadi ini menjadi hal yang menjadi pendamai juga menurut saya, kalau jawab yang disampaikan oleh Pak syuting di Pak Emang ke depan Polri di Jangan hanya bersifat dalam pengadaan perangkat nya Pak jangan hanya bersifat Project Pak kan Pak Presiden Jokowi selalu bilang program itu harus berorientasi kepada outcam dan dicari juga terobosan juga pa.
Strategi prioritas di tahun 2021 ini ada di grup ini nomor satu provinsi meningkatkan peran aktivitas masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat melalui community policing apakah yang pernah dilontarkan oleh Pak Kapolri akan merekrut preman- preman begitu Pak .. ya ini kan di media ramai begitu Pak apakah itu program yang dimaksud ..?
*Ahmad Syahroni Fraksi Naadem#*
Faktor kekurangan yang dimiliki oleh Polisi jangan pada masuk kedalam inti masuk di dalam rumahnya ini mencakup bagian dari pada internal di dalamnya jadi jangan sampai anggaran terkait masalah hubungan partai politik atau dengan pimpinannya yang menyikapi jangan sampai mencampuri urusan terkait anggaran Begitu juga dengan masalah personilnya, saya sudah tahu tapi ini adalah faktor personal yang akan disampaikan pada fungsi pengawasan.
*TANGGAPAN WAKAPOLRI*
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan yang pertama Anggara dari Pak supriansyah terkait dengan MotoGP ini memang masih kita anggarkan pak termasuk Piala Dunia sepak bola karena juga pemerintah belum resmi menyampaikan bahwa 1 tahun 2021 itu akan ditunda tapi tentunya nanti ketika tertunda kita akan merevisi Anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku anggaran-anggaran ini tapi sebentar tapi kita kita rencanakan tentunya karena jangan sampai nanti kita tidak merencanakan tiba-tiba ini bisa berjalan Kemudian yang kedua Tentang tambahan anggaran Kenapa terjadi beberapa saja sekaligus Kok tidak konsisten 125 triliun kok berubah menjadi 130 triliun Jadi kalau pengajuan kita memang 125 triliun tapi kan kita tahun 2020 ini ada anggaran kita yang di Refocuzing yang dipotong Nah jadi ditambahkan itu belum masuk Pak sehingga menjadi Jumlahnya sekian kekurangannya.
Terkait dengan Sinergi antara TNI Polri kami kira juga di lembaga pendidikan seperti Akpol itu di pendidikan.apa bentukan pertama sudah bersama- sama untuk membangun suatu Sinergi dan kebersamaan dangdut pendidikan di bawah seperti pendidikan Bintara ini juga sering melakukan koordinasi dan kerjasama sehingga kegiatan Sinergi dan koordinasi dapat kita lakukan dengan teman-teman kita dari TNI, juga jadi kita membeli barang itu bukan maunya vendor sekarang ini jadi kita sudah membuat jangan namanya blue print kan kita sudah membuat ada mapnya memang kita baru 5 tahun kami merencanakan remote itu sampai 25 tahun kalau beli barang yang barang itulah yang diberi itu sudah kita susun ya kita mengetahui pagi teman-teman TNI itu mempunyai minimal essential Force kita tidak membuat seperti itu berapa kebutuhan minimal Polsek berapa kebutuhan minimal Polres berapa kebutuhan minimal Polda berapa kebutuhan satker, Mabes Polri ini yang kita yang kita susun.
Utk PNBP Emang paling besar itu ada di lalu lintas tempat-tempat lain yang ada tempat-tempat lainnya bisa kita kembalikan kepada satker yang melakukan itu dan lain sebagainya tetapi untuk di lantas juga kita membagikan seperti untuk kegiatan di satuan lainnya tidak hanya itu lalu lintas zeperti Sabhara dan lain sebagainya yang memang membutuhkan anggaran itu pnbp. SPN yang ada untuk kita lakukan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada tidak hanya toleransi radikalisme di tantangan- tantangan yang lain sehingga sumber daya manusianya akan lebih banyak yang berkualitas dan Sesuai yang diharapkan.Polri ini menerima semua laporan Pak ada dua langkah dilakukan yang pertama Penyelidikan dan penyidikan langkah-langkah penyelidikan itu ketika tahapan itu tidak memenuhi unsur digantikan mereka tidak mendapatkan anggaran kita Pak tidak bergerak dan pasti berbeda tidak sampai Kejaksaan atau kemudian naik ke penyidikan penyidikan kemudian di SP3.
*KEAIMPULAN*
1.Komisi lll DPR RI dapat menerima Pagu Anggaran Polri Tahun 2021 Sebesar Rp111,975 Triliun Serta Usulan Tambahan yang Diajukan sebesar Rp 19.668 Triliun.
2. Komisi lll DPR RI Meminta Laporan Penggunaan anggaran Semester 1 dan rencana Belanja semester ll Tahun 2021 Pada Raker Evaluasi APBN Berjalan dengan catatan Apabila terdapat belanja modal sesuai dengan mata anggaran yang tidak prioritas bisa dialihkan / direalokasi
*PADA PUKUL 12.10 WIB RAPAT SELESAI’*
