<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internasional &#8211; BERANTAS.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.berantas.co.id/rubrik/internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.berantas.co.id</link>
	<description>Berani Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2020 12:00:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>GPI Keluarkan Tri Tuma dan Bakar Produk Prancis</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/gpi-keluarkan-tri-tuma-dan-bakar-produk-prancis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 12:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=23957</guid>

					<description><![CDATA[Berantas.co.id,Jakarta- Seruan boikot produk Prancis menggema di berbagai negara. Di Indonesia, seruan boikot produk <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/gpi-keluarkan-tri-tuma-dan-bakar-produk-prancis/" title="GPI Keluarkan Tri Tuma dan Bakar Produk Prancis" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berantas.co.id,Jakarta- Seruan boikot produk Prancis menggema di berbagai negara. Di Indonesia, seruan boikot produk Prancis juga disampaikan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI).</p>
<p>GPI bersama Ormas lainnya mengecam atas perlakuan Presiden Prancis Emmanuel Marcon dengan membakar produk Prancis dan menggelar konferensi pers di Markas GPI, Menteng Raya 58, Jakarta, Selasa (3/11/2020).</p>
<p>Sebelum konferensi pers, puluhan anggota GPI mendatangi minimarket dan mengumpulkan seluruh produk Prancis dan membakarnya di Markas GPI.</p>
<p>Dalam pernyataan sikapnya Ketua Umum PP GPI, Diko Nugraha menyatakan ada 3 tuntutan umat Islam (Tri Tuma) pertama yaitu memboikot seluruh produk Prancis serta tutup seluruh perusahaan Prancis, kedua Presiden harus segera putuskan hubungan diplomatik dengan negara Prancis, dan ketiga usir Dubes dan seluruh warga Prancis dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),&#8221; pungkas Diko yang disambut pekikan takbir.</p>
<p>Diko menyebut, hal itu merupakan peringatan. Dirinya juga menyerukan kepada seluruh Pimpinan Wilayah (PW) GPI se-Indonesia dan Ormas Islam lainnya untuk menarik seluruh produk-produk Prancis agar tidak dikonsumsi oleh umat Islam.</p>
<p>Dirinya menegaskan, bahwa Presiden jangan hanya kecewa dalam konferensi persnya saja. &#8220;Presiden juga harus mencabut ijin perusahaan milik Prancis yang telah menistakan Agama Islam. Apalagi kita sebagai negara yang memiliki kedaulatan, Pemerintah juga harus memutus hubungan diplomatik terhadap Prancis. Apabila itu tidak dilakukan, maka sama aja Pemerintah dengan Macron,&#8221; tegas Ketum GPI.</p>
<p>Selain itu, GPI juga mendesak Pemerintah untuk segera mengusir warga negara Prancis. Kalau tidak, kami akan melakukan sweeping untuk mengusir warga negara Prancis yang berada di Indonesia,&#8221; bebernya. (Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Turki Penemu Teknologi Kunci Untuk Huawei dan Teknologi Cina Dalam Balapan Pengembangan Sinyal 5G dengan Teknologi Amerika Ternyata Adalah Seorang Profesor dari Turki</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/orang-turki-penemu-teknologi-kunci-untuk-huawei-dan-teknologi-cina-dalam-balapan-pengembangan-sinyal-5g-dengan-teknologi-amerika-ternyata-adalah-seorang-profesor-dari-turki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2020 23:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Turki Penemu Teknologi Kunci Untuk Huawei dan Teknologi Cina Dalam Balapan Pengembangan Sinyal 5G dengan Teknologi Amerika Ternyata Adalah Seorang Profesor dari Turki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=19895</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Roni Editor : Redaksi &#160; Berantas.co.id, Internasional &#8211; Pendiri dan <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/orang-turki-penemu-teknologi-kunci-untuk-huawei-dan-teknologi-cina-dalam-balapan-pengembangan-sinyal-5g-dengan-teknologi-amerika-ternyata-adalah-seorang-profesor-dari-turki/" title="Orang Turki Penemu Teknologi Kunci Untuk Huawei dan Teknologi Cina Dalam Balapan Pengembangan Sinyal 5G dengan Teknologi Amerika Ternyata Adalah Seorang Profesor dari Turki" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Roni</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Berantas.co.id, Internasional</em></strong> &#8211; Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei menghadiahkan &#8220;Father of Polar Code&#8221; Penemu dari Kode Polar dengan sebuah penghargaan. memberikan penghargaan khusus kepada profesor Turki Prof. Dr. Erdal Arikan, penemu kode Polar untuk Teknologi 5G.</p>
<p>Ini merupakan sebuah prestasi teknologi untuk Huawei karena itu mereka menghadiahkan kepada Profesor Erdal Arikan penghargaan yang mengakui prestasinya sebagai &#8220;Bapak Kode Polar&#8221;.</p>
<p>Pada 2008, Profesor Erdal Arikan menemukan kode Polar, yang merupakan pendekatan yang sepenuhnya baru untuk memperbaiki kesalahan transmisi jaringan sinyal komunikasi dalam Hand Phone.</p>
<p>Mulai tahun 2010, Huawei mulai bekerja dengan Prof. Dr. Arikan untuk mengambil kode Portal dari teori ke aplikasi praktis. Sekarang kode Polar adalah standar 5G (diputuskan oleh 3GPP).</p>
<p>Beberapa dekade kemudian di tahun 2008, seorang profesor Turki di Universitas Bilkent di kota Ankara Turki, Erdan Arikan, mengusulkan peningkatan pada LDPC yang dikenal sebagai kode Polar.</p>
<p>5G akan mendukung 100 miliar perangkat seluler yang terhubung, jumlah yang jauh lebih besar daripada yang dapat didukung jaringan 2G, 3G, atau 4G.</p>
<p>Huawei mempersembahkan penghargaan kepada Profesor Arikan dalam &#8220;pengakuan atas karyanya sebagai ilmuwan yang luar biasa, dan sebagai penghargaan atas semangat praktis dan dedikasinya&#8221;. Sumber : Huawei.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertempuran Libya Idul Fitri Update</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/pertempuran-libya-idul-fitri-update/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2020 23:46:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pertempuran Libya Idul Fitri Update]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.berantas.co.id/?p=19889</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Roni Editor : Redaksi &#160; Berantas.co.id, Internasional &#8211; Tentara bayaran <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/pertempuran-libya-idul-fitri-update/" title="Pertempuran Libya Idul Fitri Update" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Roni</p>
<p>Editor : Redaksi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Berantas.co.id, Internasional &#8211;</em></strong> Tentara bayaran Rusia yang menjadi sekutu Pemberontak Libya LNA Haftar mundur dari selatan Tripoli menuju pangkalan Bani Walid meninggalkan rekan mereka yang tewas dalam pertempuran di selatan Tripoli (Foto pertama) melawan pasukan Pemerintah sah Libya GNA pimpinan Fayez Al Saraj yang didukung Turki.</p>
<p>Pasukan bayaran Rusia Wagner (berperlengkapan militer lengkap) yang mundur kemudian dijemput oleh pesawat Antonov di bandara Bani Walid untuk dipindahkan ke tempat lain. Putin kabarnya menelpon Erdogan memohon agar tentara Rusia Wagner yang mengundurkan diri jangan sampai diserang Drone Turki. Belum ada serangan Drone Turki selama dua hari ini. Pasukan pemerintah sah Libya GNA (yang berperlengkapan sederhana) dukungan Turki berhasil merebut beberapa wilayah di selatan Tripoli sejak Idul Fitri kemarin diantaranya camp militer Hamzah dan Yarmouk. Ibukota Tripoli sebelumnya dikepung pasukan pemberontak LNA sejak 2019 lalu. Sejak kemarin pesawat pengangkut Turki dan Qatar juga terus bolak balik menerbangkan bala bantuan untuk pemerintah sah Libya GNA diantaranya disinyalir tambahan 500 milisi Pejuang Suriah Utara yang didukung Turki. Pada pertempuran kemarin pasukan pemberontak LNA Haftar secara tidak sengaja kembali menembak Drone kawan sendiri Wing Loong 2 buatan China yang dibeli Uni Emirat Arab untuk pemberontak LNA Libya. Setidaknya sejak pertempuran kemarin 3 Drone Wingloong 2 telah tertembak oleh rekan sendiri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditresnarkoba Ungkap 3 Jaringan Narkoba Internasional, 1 Orang Ditembak Mati</title>
		<link>https://www.berantas.co.id/ditresnarkoba-ungkap-3-jaringan-narkoba-internasional-1-orang-ditembak-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2018 22:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ACTUAL]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[1 Orang Ditembak Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Ditresnarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap 3 Jaringan Narkoba Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.berantas.co.id/?p=2851</guid>

					<description><![CDATA[Penulis : Halim Berantas.co.id &#8211; Jakarta. Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap <a class="read-more" href="https://www.berantas.co.id/ditresnarkoba-ungkap-3-jaringan-narkoba-internasional-1-orang-ditembak-mati/" title="Ditresnarkoba Ungkap 3 Jaringan Narkoba Internasional, 1 Orang Ditembak Mati" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Halim</p>
<p><a href="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2018/01/Screenshot_2018-01-30-05-23-33-52.png"><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-post-2851 wp-image-2852" src="http://www.berantas.co.id/go/wp-content/uploads/2018/01/Screenshot_2018-01-30-05-23-33-52-150x300.png" alt="" width="150" height="300" /></a></p>
<p>Berantas.co.id &#8211; Jakarta. Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap tiga sindikat internasional selama Januari 2018. Dari tiga sindikat ini, polisi menangkap 11 orang tersangka dan menyita barang bukti, di antaranya narkotika dan mobil Mercedes-Benz.</p>
<p>&#8220;Ini hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, ada tiga sindikat internasional yang dilakukan tindakan tegas oleh Direktorat Narkoba,&#8221; jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/1/2018).</p>
<p>Pada 8 Januari 2018, Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang WN China, Wang Jiaren, di Apartemen Best Western, Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tersangka diketahui membawa 1,9 kg ketamin.</p>
<p>&#8220;Barang ini datang dari Tiongkok, teman tersangka Wang Jiaren ini yang mengantarkan barang, kemudian dia kembali ke China. Rencananya diedarkan di tempat yang banyak penggunanya,&#8221; jelas Suwondo.</p>
<p>Kemudian pada 9 Januari 2018, polisi menangkap dua orang WNI jaringan Malaysia. Keduanya berinisial M alias A dan RP, dengan barang bukti 1 kg sabu dan 75 gram ketamin.</p>
<p>Awalnya, polisi menangkap tersangka M di Jl Pembangunan 1, Kelurahan Petojo, Gambir, Jakarta Pusat. Dari situ, polisi melakukan pengembangan hingga menemukan barang bukti di dalam mobil Mercedes-Benz yang diparkir di Gajah Mada Plaza.</p>
<p>Selanjutnya polisi menangkap tersangka RP di gudang narkoba di Apartemen Laguna lantai 22.</p>
<p>Sedangkan pada 20 Januari, polisi menangkap sindikat narkoba jaringan Nigeria-Thailand-Jakarta. Dari tiga pelaku berkewarganegaraan Indonesia, yakni MN alias M, D alias E, dan AS alias P, polisi menyita 3,75 kg sabu.</p>
<p>Polisi terpaksa menembak mati P karena melawan petugas ketika dilakukan pengembangan.</p>
<p>&#8220;Pada saat dilakukan penangkapan dan pengembangan, dia mengatakan, selain dia, ada barang lain dan temannya. Dia (melakukan) perlawanan kepada petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dan untuk tersangka P meninggal dunia,&#8221; tutur Suwondo.</p>
<p>Polisi awalnya menerima informasi dari masyarakat mengenai akan adanya transaksi sabu di sebuah minimarket di Kelurahan Jurumudi, Benda. Tangerang. Tim dipimpin AKBP Dony Alexander kemudian menangkap tersangka MN alias M dan D alias E dengan barang bukti 3,75 kg sabu.</p>
<p>&#8220;Hasil interogasi tersangka MN alias M bahwa sabu tersebut diambil dari seorang pria berinisial S (WN Nigeria) yang ada di Bangkok, Thailand, dan sabu itu diorder oleh tersangka AS alias P atas perintah S. Barang itu diselundupkan dengan cara body wrapping atau dililitkan di paha,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Hingga pada Minggu, 21 Januari 2018, polisi melakukan<br />
control delivery atas barang tersebut kepada tersangka AS alias P. Dari P, polisi mengamankan 3,75 kg sabu.<br />
Namun, pada saat P dibawa untuk pengembangan di Kemayoran, Jakarta Pusat, dia berusaha melakukan perlawanan. Polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak tersangka, yang akhirnya tewas.</p>
<p>Selanjutnya, polisi juga mengungkap sindikat narkotika jaringan Malaysia. Tersangka seorang perempuan berinisial DTEK menyimpan 532 gram sabu dengan cara disimpan dalam pembalut wanita.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
