oleh

Surat pendek untuk Dr. Robertus Robet Dari seorang Kawan ,Sahabat dan Saudara saya Nisma Abdullah

Penulis : Redaksi

Sumber : Iyan

Berantas.co.id, Jakarta,

Kepada
Yth. Bapak Dosen Dr. Robertus Robet.
di tempat.

Dengan segala Hormat.
Bapak Dr. Robertus Robet yang genius. Perkenalkan saya Nisma Abdullah istri Prajurit Marinir AL Almh. Lexie Hengki Pandeiroot.
Saya tinggal di Komplek Seroja Jln. Sawo No. 10A Harapan Jaya Bekasi Utara.

Dengan hati yang tulus ingin mengundang anda berkunjung ke kompleks Seroja khususnya kerumah saya pribadi agar anda dapat mengenal kehidupan ABRI dan anggota keluarganya yang juga tentu punya Hak Asasi sebagai Manusia.

Orasi anda sungguh menyakiti hati kami yg teramat dalam, betapa bapak menganggap bahwa ABRI tidak berguna, makan dan naik kereta tidak bayar.

Bapak Robertus Robet yg Dokter sungguh nyanyian yel yel anda saya anggap melampaui batas dan tidak menunjukkan pribadi manusia yg berpendidikan sehingga mampu bijak dalam bertutur walau tutur itu anda sampaikan diarena kebebasan berpendapat.

Jika sistim Negeri ini yang anda anggap salah sampaikanlah dengan lugas tidak membabi buta.

Saya sangat tahu aksi kamisan krn sekali dua kali saya pernah terlibat.
aksi kamisan menuntut hak asasi korban kekerasan rezim.

Dengan membela hak asasi korban ’65, 98, dan Munir, anda mengenyampingkan bahwa anggota ABRI dan keluarganya juga memiliki Hak Asasi yg sama yg tidak boleh diabaikan oleh siapapun apalagi melecehkan apa yg sudah dilakukan ABRI terhadap Negeri ini.

Pengabdian Prajurit ABRI mengemban tugas Negara yg dibebankan kepundak para prajurit yang harus siap digaris depan jadi korban atau mengorbankan.

Jujur Pak Robertus Robet sakit hati ini mendengar pelecehan yang anda sampaikan.

Darah ini bagai mendidih ingin rasanya mencari anda untuk bisa merobek mulut anda.

Tapi saya merusaha sekuat hati meredam amarah didada ini. Karena saya anggap Bapak Robertus tidak mengenal ABRI dan keluarganya dengan baik akan tugas2 yg diemban
Jujur saya menerima petisi pembebasan anda tapi saya tidak menandatangani petisi itu krn saya anggap anda bersalah apapun argumen anda untuk lepas dari jeratan hukum.

Saya justru berharap ada petisi yang dibuat agar anda diadili sesuai dengan apa yg sudah anda lakukan.

ingat ABRI dan Keluarganya juga punya Hak Asasi sebagai Manusia.

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan untuk dipahami.

Hormat Saya,
Nisma Abdullah Sakulati

#NismaAbdullahBersamaAdeKenzo
#JanganLelahMencintaiIndonesia
[8/3 11.20] #WalauHrsMatiDimedanJuang: Mohon bantu sebarkan supaya sampai ke Dosen Robertus 🙏🏽

Comments

comments

News Feed