Kontributor : Darma
Editor : Redaksi
Berantas.co.id, Tangerang | Pemandangan tak elok dan bau tak sedap ini terlihat di Jalan Raya Rawa Kucing, Kelurahan Mekarsari. Kecamatan Neglasari, Tangerang, Banten. Tumpukan sampah sampai mengeluarkan bau tak sedap sengaja dibiarkan.
Keluhan warga Mekarsari yang bernama Irwan dianggap angin lalu. Dia mengaku telah mengadukan tumpukan sampah itu ke Lurah Neglasari. “Sudah saya adukan dan laporkan ke Lurah, eehh malah nomor Hp saya di blockir. “Ucap Irwan ketika di konfirmasi wartawan, Kamis (17/3/2022).
Lebih rinci, Irwan mengatakan tumpukan sampah dan bau tak sedap itu sangat menganggu warga lainnya, “terutama malam hari dan sangat kotor berserakan sampah-sampah itu. Dengan cuaca yang sering hujan juga saat ini kan lebih parah dan berdampak buruk kepada kesehatan masyarakat sekitar. “Terangnya.
Berdasarkan investigasi wartawan dilapangan, tersebar informasi bahwa lokasi tumpukan sampah berada jalan Rawa Kucing Kelurahan Neglasari. Mirisnya, Lurah tidak pernah merespon keluhan warga dan bahkan acuh tak acuh.
Dikonfirmasi staf kelurahan Mekarsari, M Junaedi menyebut pihaknya sudah berkordinasi ke Lurah Neglasari, namun tak menemukan solusi hingga sekarang.
“Saya pernah koordinasi dengan Lurah Firman yang akan mencarikan solusi untuk sampah warga Neglasari dan memang diakui sampah – sampah itu adalah sampah warga Kelurahan Neglasari, akan tetapi sampai saat ini belum ada solusinya. “Kata Jun.
Pemandangan yang sangat buruk itu pun dijelaskan Warga berdekatan dengan kantor DLHK Kota Tangerang. Bahkan truk – truk sampah Pemda kerap melewatinya, namun mereka tutup mata dengan pemandangan sampah yang sudah berhari – hari menumpuk dan mengeluarkan bau tak sedap.





