Penulis : Joni chan
Editor : Redaksi
BERANTAS.co.id – Sleman – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimbingan Teknis Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di RM. Pringsewu, Mulungan, Mlati, Sleman selama 2 (dua) hari, 22-23 Februari 2022.
.
Dra. Sri Wantini. M.Pd. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman dalam pembukaan acara Bimtek Apkikasi Srikandi ini menyampaikan kegiatan Bimtek ini sangat menunjang kegiatan bidang Kearsipan Dinamis dalam penyelenggaraan layanan administrasi pemerintahan berbasis elektronik.
Bimtek Aplikasi Srikandi menghadirkan Narasumber Arsiparis Madya dari ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia), Dwi Hening Cipto, S.Sos. Kegiatan Bimtek Srikandi diikuti oleh seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Pengembangan Sistem dan Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Yuni Prasetyo Budi Ilmawan, SIP. M.Sc. M.Ec.Dev. menyampaikan kegiatan Bimtek Aplikasi Srikandi ini sangat mendukung percepatan tata kelola kearsipan yang baku dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan mewujudkan kelancaran komunikasi kedinasan secara elektronik antar pencipta Arsip melalui koordinasi, integrasi dan sinkronisasi guna mendukung penyelenggaraan reformasi birokrasi.
Dwi Hening Cipto, S.Sos. menyampaikan bahwa Keputusan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 679 Tahun 2020 telah menetapkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) telah ditetapkan sebagai aplikasi umum bidang Kearsipan Dinamis. Pimpinan pusat dan pemerintah daerah dapat menerapkan Aplikasi SRIKANDI ini dilingkungan instansi masing masing.
Menurut beliau “Salah satu manfaat Teknologi Informasi dalam pengelolaan arsip adalah menuju paperless society dan menghemat ruangan/sarana prasarana (dari gedung ke server) sekaligus ramah lingkungan.” ujarnya.
Bimtek Aplikasi Srikandi ini selain menjadi sosialisasi kepada pengelola persuratan dan kearsipan juga menjadi sarana pelatihan.





