Kontri : Robby
Editor : redaksi
Berantas.co.id, Kabupaten Tangerang,- Masyarakat dan pedagang pasar tradisional diwilayah pesisir Utara kabupaten Tangerang mengeluhkan terjadinya lonjakan harga pangan terutama beras yang naik tidak wajar.
Harga pangan mendadak melonjak sangat tinggi.Siti (45) salah satu pembeli di Pasar tradisional kampung Melayu yang ada di Jalan kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga.Ia menyebutkan harga berbagai kebutuhan pokok mengalami lonjakan signifikan.
“Sekarang apa-apa mahal pak kasihan kami,” ujar Siti,warga Teluknaga yang sedang berbelanja.Dengan harga cabai merah yang saat ini nyaris menyentuh Rp 100 ribu per kilogram dan tomat yang menyentuh harga Rp 25 ribu per kilogram ia merasa hal tersebut sangat memberatkan.
“Suami cuman karyawan swasta yang gajinya tidak naik seperti PNS, uang belanja juga dikasih hanya Rp 100 ribu per hari sungguh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata perempuan yang memiliki dua anak usia SD dan SMP tersebut.Kepada wartawan Sabtu (24/2/2024).
Sementara itu,Tini (43) pedagang sayur di Jalan kampung Melayu timur mengaku berbagai harga kebutuhan pokok yang tinggi membuat para ibu-ibu rumah tangga mengurangi pembelian.
“Jelas jadi berpengaruh sama jualan kita pak. Emak-emak pada mengurangi jumlah pembelian, omset jelas turun hampir 50 persen,”ujar Tini.