oleh

Dukung Pemerintah Larangan Mudik 2021, Ditlantas Polda Metro Jaya kembali Gelar Operasi Ketupat dan Swab Antigen di Terminal Kampung Rambutan

Penulis: Yuli

Editor: Redaksi

 

 

 

Berantas.co.id, Jakarta,

Dukung pemerintah dalam memerangi wabah Covid-19 dan pelarangan Mudik Hari Raya Idhul Fitri 1442h, Ditlantas Polda Metro Jaya kembali gelar Operasi Ketupat Jaya, di Terminal Kampung Rambutan, Senin (10/05). Polisi juga melakukan Swab antigen terhadap pengunjung dan pengemudi yang beristirahat.

Tujuan mendirikan Pos Swab Antigen ini, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 serta mendukung pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19 yang tengah marak di masyarakat.

Pemeriksaan swab antigen ini yang dilaksanakan dengan melibatkan petugas medis Covid-19 yang disiagakan di Pos Operasi Ketupat terminal Kampung Rambutan.

Sebelum menjalani swab antigen, para pengunjung dan pengemudi diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas di Pos Operasi Ketupat.

Setelah itu mereka dipersilakan menuju tempat pendaftaran petugas, mereka diminta menunjukkan identitas diri atau KTP kepada petugas pendaftaran.

Mereka kemudian satu persatu dipanggil petugas untuk menjalani pemeriksaan swab antigen. Pengunjung dan pengemudi angkutan umum yang sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dan hasilnya negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Dalam pantauan awak media, Antusias masyarakat mengikuti Swab Antigen dan hasilnya negatif. Namun, disela-sela lakukan Swab Antigen kepada masyarakat, tidak luput juga Polisi menghimbau kepada masyarakat agar menaati Prokes dan tidak melaksanakan mudik.

Larangan mudik merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mencegah ledakan Covid-19 Jelang Lebaran Idul Fitri 2021. “Pihaknya menyediakan sekitar ratusan alat Swab antigen untuk digunakan di pos operasi Ketupat. “Kita siap 100 alat Swab Antigen,” Ujarnya petugas saat ditemui di Pos Operasi Ketupat Terminal Kampung Rambutan.

Petugas juga tetap menghimbau agar setiap penumpang mematuhi prokes agar penularan Covid-19 tidak meledak pasca lebaran nanti,” ujarnya.(yuli)

Comments

comments

News Feed