Penulis : Yuli
Editor : redaksi
Berantas.co.id, Bandar Lampung – Ketua DPD Partai Gerindra Lampung, H. Rahmat Mirzani Djausal angkat bicara terkait sikap buang badan yang dilakukan Pemerintah usai kondisi Pantai Sukaraja Viral di Media Sosial (Medsos).
Mirza sapaan akrabnya, mengaku miris melihat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Prmprov) Lampung yang justru saling tunjuk terkait masalah sampah tersebut.
Disatu sisi Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan bahwa yang berada di wilayah pesisir bukan kewenangan atau tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot).
” Sesuai dengan pasal 14 ayat 1 undang undang tahun 2023 dan 2014, ini bukan kapasitasnya atau tanggung jawab Pemkot melainkan Pemerintah Provinsi Lampung ” ujarnya
Dilain sisi Pemprov Lampung melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Emilia Kusumawati bersikeras karena sampah sudah sampai dan masuk ke daratan dan masuk daerah Sukaraja yang masuk wilayah Pemkot jadi harus ditangani bersama.
“Memang wilayahnya (Sukaraja) masuk dalam wilayah pemkot bandar lampung, Akan tetapi, wilayah ini semuanya berada di Lampung jadi tidak hanya disini saja, kita sama-sama bekerjalah “ucapnya
Beda pendapat ini di analogikan oleh Mirza ibarat rumah kontrakan. Ia mengatakan, jika kita menempati suata bangunan kontrakan, kemudian atapnya bocor, mungkinkah kita bertahan untuk tudak langsung memperbaikinya, meski itu tanggung jawab dari pemilik kontrakan ?
” Kalau untuk masalah yurisdiksi tentu pakar-pakar hukum lebih mengetahui, jadi ini tanggung jawab atas dasar demi kenyamanan bersama ” jelasnya saat di temui di Kantor Dpd Gerindra Lampung, Senin, 17/07/2023.
Kedepan, Mirza berharap apa yang terjadi di pantai Sukaraja bisa jadi pelajaran untuk semua pemangku kepentingan agar lebih aware terhadap masalah dilingkungan sekitarnya.
” Kalau saya merasa malu sama Pandawara Group, Jadi anggota Dprd Provinsi sudah beberapa tahun tapi tidak melihat masalah ini, Ini jadi pelajaran bagi saya, Saya tidak menyalahkan Pemkot dan saya juga tidak menyalahkan Pemprov tapi ini salah saya ” tutupnya





