Panti Pijat Plus Cahaya Membuka Usahanya Dengan Mengabaikan Peraturan Gubernur DKI

oleh -205 views

Penulis : Jajang

Editor : Redaksi

 

Berantas.co.id, Jakarta – Panti Pijat plus plus cahaya yang terletak di jln Panjang arteri kedoya no 8 kebon jeruk jakarta barat masih terlihat membuka usahanya dan mengabaikan protokol kesehatan serta terkesan kebal hukum karena sudah di laporkan ke kecamatan Kebon jeruk dan Pak Camat berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan meminta manpol pp kecamatan untuk memantau dan menindak lanjuti panti pijat plus plus cahaya tersebut karena sudah melanggar Peraturan Gubernur DKI Jakarta no 51 tahun 2020 dan Keputusan Gubenur no 563 tahun 2020.

Awak media mengecek kembali ke lokasi Panti pijat plus plus cahaya melihat ternyata panti pijat plus plus tersebut tetap beroperasi. Hal ini sangat mengagetkan awak media yang berharap ada tindakan nyata dan tegas dari kecamatan Kebon jeruk ternyata terkesan dibiarkan buka. Parahnya lagi dengan santainya menerima tamu.

Warga masyarakat sekitar sangat mengharapan camat kebon jeruk dapat bertindak dengan tegas terhadap pelanggaran ini dengan menutup sementara lokasi panti pijat cahaya jika membandel masih membuka usahanya di harapkan satpoll pp walikota jakarta barat bisa mencabut ijin operasionalnya.

Sejauh ini belum di ketahui tindakan dari Kasie Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasie Trantibum) Satpol PP Jakarta Barat, Harapan Tambunan.

“smoga bukan cuma segel penutupan sementara selama masa PSBB Transisi diberlakukan oleh Gubernur. karena tempat usaha panti pijat belum boleh beroperasi dulu. Berapa lamanya tergantung pak Gubernur, karena masa PSBB selalu diperpanjang oleh pak Gubernur 2 minggu sekali,” ujar warga sekitar.

Bersambung…

Comments

comments