Panti Pijat Plus Cempaka Di kecamatan Kembangan Terkesan Kebal Hukum

oleh -112 views

Penulis : Jajang

Editor : Redaksi

 

Berantas.co.id, Jakarta – Panti Pijat plus plus Cempaka di jln Pesanggrahan raya kembangan jakarta barat masih terlihat membuka usahanya dan mengabaikan protokol kesehatan serta terkesan kebal hukum karena sudah di laporkan ke kecamatan Kembangan dan Pak Camat Kembangan berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan meminta manpol pp kecamatan untuk memantau dan menindak lanjuti panti pijat plus plus cempaka tersebut. Kasus ini sangat menarik awak media untuk terus memantau karena sudah melanggar Peraturan Gubernur DKI Jakarta no 51 tahun 2020 dan Keputusan Gubenur no 563 tahun 2020.

Awak media mengecek kembali ke lokasi Panti pijat plus plus cempaka melihat ternyata panti pijat plus plus tersebut tetap beroperasi. Hal ini sangat mengagetkan awak media yang berharap ada tindakan nyata dan tegas dari kecamatan Kembangan ternyata terkesan dibiarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja kecamatan kembangan. Parahnya lagi dengan santainya menerima tamu.

Warga masyarakat sekitar sangat mengharapan camat kembangan dapat bertindak dengan tegas terhadap pelanggaran ini dengan menutup sementara lokasi panti pijat cempaka jika membandel masih membuka usahanya di harapkan satpoll pp walikota jakarta barat bisa mencabut ijin operasionalnya.

Sejauh ini belum di ketahui tindakan dari Kasie Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasie Trantibum) Satpol PP Jakarta Barat, Harapan Tambunan.

“smoga bukan cuma segel penutupan sementara selama masa PSBB Transisi diberlakukan oleh Gubernur. karena tempat usaha panti pijat belum boleh beroperasi dulu. Berapa lamanya tergantung pak Gubernur, karena masa PSBB selalu diperpanjang oleh pak Gubernur 2 minggu sekali,” harapan warga sekitar.

Bersambung…

Comments

comments