oleh

Perampas Hp Driver Ojol Ternyata Anak Seorang Satpam BPJS Yang Mengaku Anggota Marinir

Penulis : Redaksi

Berantas.co.id, Jakarta – Peristiwa penyerangan rumah seorang driver Ojek Online bernama Eko pada Minggu (14/10/2018) pukul 05.30 WIB, oleh sekelompok orang yang mengaku-aku Anggota TNI AL DARI Marinir berbuntut panjang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Eko menjadi korban kasus perampasan handphone oleh pelaku bernama Noval yang mengaku sebagai anak dari seorang anggota TNI AL dari kesatuan Marinir berpangkat Mayor.

Saat ditangkap oleh anggota Siskommas mitra Polri dan warga Jl Panca Warga Tunggal RT 004 RW 04, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara Jakarta Timur, pelaku mengancam warga akan memanggil orangtuanya yang anggota TNI berpangkat Mayor.

Ancaman itu dibuktikan, tak lama kemudian, orangtuanya dengan membawa dua mobil bersama teman-temannya langsung menyerbu rumah korban dan rumah saudara korban, bersenjata tajam lalu merusak motor dan barang-barang di rumah korban.

Bahkan, salah satu anggota Siskommas dipukuli orangtua pelaku dan kawan-kawannya. Saat kejadian, anggota Polsek Jatinegara Aiptu Andi terpaksa ambil langkah seribu. Entah mungkin lantaran takut kalau pelaku mengaku dari kesatuan Marinir.

Gilanya lagi, saat korban Eko melapor kejadian itu ke kantor Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, pelaku Noval dan bapaknya bernama Muhaimin, datang dengan dua mobil. Mereka mencari korban Eko. Beruntung Eko diselamatkan Kapolsek Jatinegara Kompol Rudi disembunyikan di sebuah ruangan.

Kompol Rudi langsung berkordinasi dengan pihak Garnisun Jakarta Timur dan dilanjuti ke POM AL. Selasa (23/10/2018), pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di Jl Caman, Kalimalang, Jakarta Timur oleh anggota POMAL.

Usut punya usut, ternyata Muhaimin, orangtua dari Noval pelaku perampasan handphone bekerja sebagai Satpam di kantor BPJS, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

“Sudah ditangkap Garnisun (POMAL), red) bang…nangis-nangis itu orang…pasti bonyok dah. Belagu sok sangar, ternyata cuma Satpam,” ujar Eko mengaku bersyukur dengan kabar penangkapan itu.

Sementara itu, pelaku Noval masih diburu polisi. Sampai hari ini belum diketahui keberadaannya.

Comments

comments

News Feed