Tiga Remaja Sikabu Terjatuh di Jalan Rusak Surantih-Lengayang Warga Soroti Jalan Menganga, Aspal Tak Kunjung Datang

kontri adi kampai

Editor redaksi

 

 

 

Berantas.co.id, Pesisir Selatan – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas jalan Surantih–Lengayang, Senin pagi (27/5), sekitar pukul 08.30 WIB. Tiga remaja perempuan asal Kampung Sikabu terjatuh saat melintasi jalan yang rusak akibat penggalian, tanpa adanya penutup atau rambu peringatan di lokasi.

Unggahan dari akun William Herman di Grup Facebook Kabar Pessel—komunitas daring terbesar di Pesisir Selatan—menjadi sorotan publik. Dalam keterangannya, William mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak telah dibiarkan terbuka tanpa tindakan pengamanan, hingga menyebabkan kecelakaan yang nyaris fatal.

Sejak beberapa hari terakhir, jalan-jalan yang rencananya akan diperbaiki terlihat menganga. Namun, material aspal untuk menimbun bekas galian tak kunjung tiba. Kondisi ini membuat permukaan jalan membentuk cekungan dan tebing-tebing tajam yang sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Sejumlah pengendara yang melintasi jalur tersebut menyampaikan keprihatinan. Mereka menyebut bahwa kondisi tersebut sangat rawan dan bisa berujung pada kecelakaan yang lebih serius. “Jalan seperti ini mestinya tidak dibiarkan begitu saja. Kalau belum ada material, minimal dipasang tanda peringatan,” ujar seorang warga yang kerap melintasi ruas tersebut.

Warga dan netizen mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan. Mereka menuntut adanya kejelasan dari dinas terkait mengenai penyebab keterlambatan distribusi material serta langkah konkret untuk menjamin keselamatan masyarakat.