oleh

Tukang Parkir Dalam Keadaan Mabuk Saat Mengeroyok Anggota TNI

Penulis : Bryan

Berantas.co.id, Jakarta — Pengeroyokan perwira TNI berseragam yang dilakukan 4 tukang parkir dan satu perempuan jadi pembicaraan heboh. Ada kata-kata kasar yang diucapkan tukang parkir ke perwira TNI ini.

Keberanian juru parkir mengeroyok anggota TNI di kawasan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur, ternyata karena para pelaku sedang mabuk.

Sehingga, mereka berani menganiaya dua anggota TNI dan viral di media sosial.

Diduga saat kejadian mereka ada dibawah pengaruh minuman keras. Sehingga, mereka bernyali saat itu.

Buktinya, salah satu pelaku bernama Agus Priyantara bahkan sempat berkata ‘lo kalau mau ribut, lepas baju seragam lo’.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan para pelaku pengeroyokan anggota TNI saat kejadian diduga tengah menenggak minuman keras jenis kamput.

“Pada saat kejadian para pelaku sedang meminum minuman keras di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ucap Dedi Prasetyo, Kamis (13/12).

Polisi membenarkan salah satu pelaku pengeroyokan anggota TNI, yakni Iwan Hutapea tengah mabuk minuman keras saat kejadian.

Iwan merupakan satu dari lima tersangka pengeroyokan dua anggota TNI di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/12).

“Untuk tersangka yang dipengaruhi oleh alkohol minuman keras ada satu berinisial IH,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Royke Harilangi dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/12).

Royke mengatakan, hal itu diketahui setelah kelima tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari pemeriksaan itu, hanya Iwan Hutapea yang diketahui dalam pengaruh alkohol.

“Yang lain sesuai dengan pemeriksaan kesehatan dalam keadaan normal,” ujar Royke.

Polisi telah menangkap lima tersangka kasus pengeroyokan TNI. Mereka yakni AP, HP, IH, SR, dan D.

Kelima tersangka secara beramai-ramai diduga melakukan pemukulan terhadap anggota TNI Angkatan Laut Kapten Komarudin dan anggota TNI AD Pratu Rivo Nanda.

Comments

comments

News Feed