Warga Desa Kilo telah diambil oleh kelompok DPO Terorisme di pondok kebunnya di KM 09 Gunung Desa Kawende, Kec. Poso Pesisir Utara Kab. Poso dan sudah (MD)

Penulis : Roni

Editor : Redaksi

 

Berantas.co.id, Jakarta –  pada hari Minggu tanggal 19 April 2020, sekitar Pkl 15.00 Wita, bertempat di Kilo atas KM. 09, Desa Kawende, Kec. Poso pesisir utara, Kab. Poso telah terjadi Mutilasi salah satu warga Desa Kilo An. Alm. Ambo Ajeng @ Papa Angga, Bugis Sengkang, 33 tahun, Islam, Tani, Desa Kilo, oleh kelompok DPO MIT yang di ambil di pondok kebunnya di wilayah KM. 09 pegunungan Desa Kawende, Kec. Poso Pesisir Utara Kab. Poso yang mengakibatkan korban hampir putus lehernya dan MD. Adapun keterangan saksi sbb :

Biodata saksi :
* An. Bapak Hamsah @ Papa Iki, 45 Thn, Islam, Bugis Camba Maros, Islam, Petani, Alamat Desa Kilo, Kec. Poso pesisir utara, Kab. Poso

Kronologis kejadian :

1. Sekitar pukul 15.00 Wita Ybs mendengar suara seperti orang memotong sebatang kayu sehingga Ybs mendatangi suara tersebut dan sebelum tiba di lokasi tempat Eksekusinya Alm. Ybs sudah mendapatkan tembakan dari Kelompok DPO MIT An. Qatar dan bunyi ancaman ” Kamu jangan mendekat dan jangan menelpon nanti saya tembak ”

2. Setelah medapatkan ancaman tersebut oleh salah satu Pok. MIT yang bernama Qatar, Ybs kembali ke pondok kebunya, setelah Pok. Mit tersebut pergi Ybs mendatangi Korban dan menelpon ke warga masyarakat Desa Kilo bawah.

3. Pada Pukul 17.00 Wita, Tujuh Orang warga yang merupakan keluarga dan kerabat Alm. Ambo Ajeng alias Papa Angga *menggunakan SPM menuju ke TKP dengan tujuan mencari dan mengambil jenazah Alm. Ajeng alias Papa Angga.*

4. Pada Pukul 17.30 Wita, Jenazah Alm Ambo Ajeng alias Papa Angga *ditemukan sekitar 200 M dari Pondok kebun Alm oleh warga dan langsung di bawa kerumah duka.*

5. Pukul 18.15 Wita korban Alm. Ambo Ajeng @ papa Angga tiba dirmh duka Desa Kilo bawah dan di sambut pihak keluarga.

6. Pukul 19.15 Wita, Tim Inafis Polres Poso tiba di rumah duka dan masih menunggu belum dapat untuk melakukan pemeriksaan kepada korban.

Catatan :

– Istri Alm *sempat mengejar Rombongan Pok MIT yg membawa suaminya*, namun setelah *melihat kondisi suaminya lehernya hampir terputus langsung melarikan diri ke Kampung.

– Pok. Mit tersebut berjumlah kurang lebih 5 Orang, pakaian campuran ada Loreng dan Hitam

– DPO Jaka Rhamadhan membawa senjata laras pendek jenis Recolver dan DPO Qatar membawa sebuah parang panjang

– Rencana korban akan di makamkan besok tgl 20 April 2020 sebelum Sholat Dzuhur.

Demikian dilaporkan

Posting Terkait

Jangan Lewatkan