ACTUALBeritaDAERAH

Aktivitas PETI di Sungai Bawang, Kuansing: Rakit Tambang hingga Alat Berat SANY Jadi Sorotan

×

Aktivitas PETI di Sungai Bawang, Kuansing: Rakit Tambang hingga Alat Berat SANY Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Editor redaksi

 

 

 

 

Berantas.co.id, KUANTAN SINGINGI, RIAU — Aktivitas penambangan emas yang diduga tidak berizin ditemukan tim wartawan di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Dalam investigasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026, tim melaporkan keberadaan empat unit rakit penambangan emas, sejumlah mesin Stingkai, empat mesin dompeng, serta satu unit alat berat merek SANY berwarna kuning yang disebut sedang melakukan pengupasan tanah.

Temuan tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Laporan investigasi diterima redaksi Intelijen Jendral.com pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Berdasarkan laporan tim, empat unit rakit bermesin Stingkai ditemukan di aliran anak sungai wilayah Desa Sungai Bawang. Di lokasi lain yang dilaporkan masih berkaitan dengan kawasan aktivitas penambangan tersebut, tim juga menemukan dua mesin Stingkai, empat mesin dompeng, dan satu alat berat SANY.

Lokasi penemuan yang dilaporkan berada di sekitar kawasan pabrik kelapa sawit dan lapangan sepak bola Desa Sungai Bawang.

Pemilik dan Legalitas Belum Terungkap

Dalam upaya meminta keterangan, tim melaporkan bahwa seorang pekerja di lokasi tidak bersedia memberikan pernyataan resmi karena mengaku takut disalahkan oleh atasannya.

Hingga laporan diterima redaksi, identitas pemilik rakit, mesin penambangan, dan alat berat SANY belum diketahui. Status perizinan kegiatan tersebut juga belum dapat dipastikan.

Keberadaan sejumlah peralatan penambangan dan alat berat itu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenis kegiatan yang berlangsung serta kesesuaiannya dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Instansi Berwenang Diminta Turun Tangan

Redaksi Intelijen Jendral.com meminta instansi yang membidangi pertambangan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum menelusuri temuan tersebut sesuai kewenangannya.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, memastikan status perizinan, serta menilai apakah aktivitas dan penggunaan peralatan di lokasi tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Redaksi juga membuka ruang klarifikasi bagi pemilik atau pengelola kegiatan, pemerintah setempat, serta pihak terkait lainnya. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi mengenai identitas pihak yang bertanggung jawab maupun legalitas aktivitas penambangan yang dilaporkan.

Perkembangan informasi dan hasil konfirmasi akan ditindaklanjuti setelah tersedia data yang dapat diverifikasi.