Penulis : Ahmad
Editor : Redaksi
Berantas.co.id, Sehari lagi kita seluruh rakyat Indonesia akan merayakan satu perayaan besar, yakni, Perayaan “Hari Kemerdekaan Republik Indonesia” (HUT RI) ke-75 yang jatuh pada hari Senin, 17 Agustus 2020 besok. Minggu, (16/08/2020).
Namun kali ini terasa berbeda, pasalnya, perayaan HUT RI yang biasa pada tiap tahunnya selalu dalam perayaan tersebut selain Upacara di tiap-tiap wilayah, juga di meriahkan dengan beragam perlombaan, seni serta budaya, kali ini nyaris di beberapa kota meniadakan hal tersebut, mengingat reaksi virus corona (Covid-19) yang semakin terus meningkat.
Contohnya untuk wilayah DKI Jakarta, melalu edaran surat, terdapat sebuah instruksi dari orang nomor satu di Jakarta, ya, Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, mengingatkan pada perayaan HUT RI tahun ini untuk meniadakan perlombaan ataupun segala hal yang membuat masyarakat berkerumun.
Walaupun demikian, perayaan tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan hal lain, seperti Sistem Komunikasi Masyarakat (Siskommas) Utan Panjang Kemayoran, Jakarta Pusat. Dimana, Siskommas merayakan HUT RI ke-75 ini melalui Bakti Sosial (Baksos), dengan menggandeng Tiga Pilar Kecamatan Kemayoran.
Ditemui dilokasi, Ketua Siskommas, Ade… atau siapa yang biasa disapa dengan Komandan saat diwawancarai oleh awak media, dirinya menuturkan, kita tetap bisa merayakan hari kemerdekaan dengan hal lain, seperti bakti sosial.
“Kami disini bersama-sama melaksanakan bakti sosial, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah. kami juga memberikan masker kepada warga dan wastafel (tempat cuci tangan.” Ujarnya.
Ia juga berharap agar virus corona (Covid-19) ini segera berlalu, sehingga seluruh masyarakat dapat berkatifitas normal kembali.
Dalam acara Baksos ini dihadiri oleh, Bpk. Camat Kemayoran, Bpk. Lurah Kemayoran.
Ditempat yang sama Camat Kemayoran, Jakarta Pusat yang didampingi Lurah Utan Panjang beserta jajaran turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Siskommas.
Rangkaian kegiatan baksos ini dengan menyemprotkan disinfektan ditempat rumah Ibadah, Ditokoh Masyarakat, rumah RW, dilakukan pembagian masker, dan 20 (dua Puluh) unit wastafel (tempat cuci tangan).





